Imun Terbaik : Jauhi Dosa dan Perbanyak Doa
Kamis, 17 September 2020 - 13:54 WIB
loading...
Adanya wabah corona bisa jadi adalah azab dari Allah Taala karena banyaknya dosa-dosa yang dilakukan manusia. Maka imun (daya tahan tubuh) terbaik adalah menjauhi dosa dan memperbanyak doa. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Muslimah, ketika seseorang ditimpa suatu musibah sakit, maka orang yang beriman akan meletakkan ingatannya kepada Allah Ta'ala sebagai Rabb yang memberikan ujian sakit kepadanya. Langkah pertama yang dilakukan adalah berdoa kepada Allah agar diberi kesembuhan atas sakit yang ditakdirkan Allah.
Penyakit manusia itu ada dua. Yaitu penyakit syahwat, mengikuti kemauan-kemauan, ambisi-ambisi kita. Jangan diikuti. Manusia harus menahan diri dari keburukan syahwat. Yang kedua adalam penyakit syubhat . Yaitu kerancuan-kerancuan dalam agama. Ketika seseorang semakin berilmu , dia akan semakin mengerti bahwa ternyata doa itu memiliki kekuatan yang lebih dahsyat daripada obat-obatan.
(Baca juga : Haruskah Pakaian Muslimah Berwarna Gelap? )
Doa itu lebih manjur daripada menggantungkan harapan hanya kepada klinik atau rumah sakit. Bukan berarti tidak berobat. Juga bukan berarti tidak berusaha pergi ke dokter. Namun doa adalah usaha pertama dan terus menerus yang tidak boleh berhenti. Memohon kesembuhan hanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla.
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿٥﴾
“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.” (QS. Al-Fatihah: 5)
Saat ini, misalnya, kebanyakan manusia ketakutan terhadap covid-19 . Sehingga posisi manusia menjadi lemah. Bagaimana covid-19 membuat pesawat tidak terbang? Bagaimana covid-19 membuat perusahaan pembuat mesin jet, pembuat pesawat dan pembuat mobil-mobil mewah itu harus menelan pil pahit kerugian yang besar? Sebagian pabrik-pabrik mereka ditutup, karyawannya banyak di-PHK. Apa masalahnya? Corona? Maka jangan meremehkan doa.
(Baca juga : Inilah Tips Melawan Rasa Malas Beribadah )
Hnedaknya orang beriman meyakini kekuatan Allah Ta'ala yang Maha Melindungi.
عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Penyakit manusia itu ada dua. Yaitu penyakit syahwat, mengikuti kemauan-kemauan, ambisi-ambisi kita. Jangan diikuti. Manusia harus menahan diri dari keburukan syahwat. Yang kedua adalam penyakit syubhat . Yaitu kerancuan-kerancuan dalam agama. Ketika seseorang semakin berilmu , dia akan semakin mengerti bahwa ternyata doa itu memiliki kekuatan yang lebih dahsyat daripada obat-obatan.
(Baca juga : Haruskah Pakaian Muslimah Berwarna Gelap? )
Doa itu lebih manjur daripada menggantungkan harapan hanya kepada klinik atau rumah sakit. Bukan berarti tidak berobat. Juga bukan berarti tidak berusaha pergi ke dokter. Namun doa adalah usaha pertama dan terus menerus yang tidak boleh berhenti. Memohon kesembuhan hanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla.
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿٥﴾
“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.” (QS. Al-Fatihah: 5)
Saat ini, misalnya, kebanyakan manusia ketakutan terhadap covid-19 . Sehingga posisi manusia menjadi lemah. Bagaimana covid-19 membuat pesawat tidak terbang? Bagaimana covid-19 membuat perusahaan pembuat mesin jet, pembuat pesawat dan pembuat mobil-mobil mewah itu harus menelan pil pahit kerugian yang besar? Sebagian pabrik-pabrik mereka ditutup, karyawannya banyak di-PHK. Apa masalahnya? Corona? Maka jangan meremehkan doa.
(Baca juga : Inilah Tips Melawan Rasa Malas Beribadah )
Hnedaknya orang beriman meyakini kekuatan Allah Ta'ala yang Maha Melindungi.
عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lihat Juga :