Ibnu Arabi Antara Anak Gergaji dan yang Menghidupkan Agama
Sabtu, 19 September 2020 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Bagi orang awam, satu kata hanya memiliki satu makna, atau satu pengalaman tidak memiliki sejumlah arti penting yang sama-sama valid. Keberagaman wujud merupakan sesuatu yang, meskipun ditolak oleh kalangan non-Sufi, seringkali dilupakan oleh mereka ketika membahas materi Sufi. Paling jauh mereka biasanya hanya dapat memahami bahwa ada sebuah alegori bagi mereka hanya memiliki satu makna.
Baca juga: Putra Amien Rais Semangati Gerbong Biru Menangkan Noto
Kepada para teolog yang membatasi diri pada formalisme ketuhanan, Ibnu Arabi secara terang-terangan mengatakan bahwa, "Malaikat sebenarnya merupakan kekuatan-kekuatan tersembunyi dalam fakultas-fakultas dan organ-organ manusia." Tujuan Sufi adalah menghidupkan organ-organ ini.
Baca juga: Dukungan untuk Partai Baru Amien Rais Mengalir dari Sumbar, Loyalis: Insya Allah Diikuti Daerah Lain
Idries Shah menyatakan tanpa mempertimbangkan perbedaan antara formulasi dan pengalaman, Dante mengambil alih karya sastra Ibnu Arabi dan mengkristalkannya dalam suatu kerangka kerja yang mungkin sedang berlaku. Untuk melakukan hal itu, ia telah mencuri pesan Ibnu Arabi dari validitas Sufinya dan benar-benar mengabaikan Profesor Asin dengan suatu contoh abadi dari apa yang oleh pikiran modern hampir berpuncak pada perampasan gagasan.
Baca juga: PKS Sesalkan Kemenag Tetap Luncurkan Program Penceramah Bersertifikat
Sebaliknya, menurut Idries, Raymond Lully mengambil alih bahan kesusastraan Ibnu Arabi, namun disamping itu menekankan arti penting latihan-latihan Sufi yang diperlukan untuk menyempumakan pengalaman Sufistik.
Baca juga: Putra Amien Rais Semangati Gerbong Biru Menangkan Noto
Kepada para teolog yang membatasi diri pada formalisme ketuhanan, Ibnu Arabi secara terang-terangan mengatakan bahwa, "Malaikat sebenarnya merupakan kekuatan-kekuatan tersembunyi dalam fakultas-fakultas dan organ-organ manusia." Tujuan Sufi adalah menghidupkan organ-organ ini.
Baca juga: Dukungan untuk Partai Baru Amien Rais Mengalir dari Sumbar, Loyalis: Insya Allah Diikuti Daerah Lain
Idries Shah menyatakan tanpa mempertimbangkan perbedaan antara formulasi dan pengalaman, Dante mengambil alih karya sastra Ibnu Arabi dan mengkristalkannya dalam suatu kerangka kerja yang mungkin sedang berlaku. Untuk melakukan hal itu, ia telah mencuri pesan Ibnu Arabi dari validitas Sufinya dan benar-benar mengabaikan Profesor Asin dengan suatu contoh abadi dari apa yang oleh pikiran modern hampir berpuncak pada perampasan gagasan.
Baca juga: PKS Sesalkan Kemenag Tetap Luncurkan Program Penceramah Bersertifikat
Sebaliknya, menurut Idries, Raymond Lully mengambil alih bahan kesusastraan Ibnu Arabi, namun disamping itu menekankan arti penting latihan-latihan Sufi yang diperlukan untuk menyempumakan pengalaman Sufistik.
(mhy)
Lihat Juga :