Inilah Etika Persahabatan Sesuai Syariat
Minggu, 27 September 2020 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hal ini, imam al-Ghazali membagi persahabatan dalam tiga tingkatan : tingkatan paling rendah adalah orang yang memposisikan sahabatnya seperti seorang pembantu.
(Baca juga : Respons Kang Emil Saat Keluarga Inggit Garnasih Ungkit Janjinya )
Dia akan memberikan harta kepada sahabatnya bila terdapat kelebihan; tingkatan menengah adalah orang yang memperlakukan sahabatnya seperti dia memperlakukan dirinya sendiri. Mereka tidak membedakan sahabat dengan dirinya sendiri
Sementara tingkatan paling tinggi adalah orang yang memosisikan sahabatnya di atas dirinya sendiri. Dia rela mengorbankan hartanya untuk sahabatnya.
2. Membantu sahabat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebelum dia meminta bantuan
Seseorang mesti mengetahui bagaimana kondisi temannya, terutama kondisi ekonomi keluarga atau dirinya sendiri. Supaya bila terdapat kesusahan kita dapat membantu mereka tanpa harus diminta terlebih dahulu.
(Baca juga : Pesangon PHK Bakal Diubah dalam Omnibus Law Ciptaker Demi Investor )
3. Tidak melakukan sesuatu yang dibencinya
Tentu tidak semua orang suka dengan perilaku dan karakter kita. Alangkah baiknya pada saat bertemu teman, kita tidak melakukan hal-hal yang tidak disukai teman.
4. Bertutur kata sopan dan memujinya
Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak suka pujian. Karenanya untuk memperkuat persahabatan, sering-seringlah memujinya.
Wallahu A'lam
(Baca juga : Respons Kang Emil Saat Keluarga Inggit Garnasih Ungkit Janjinya )
Dia akan memberikan harta kepada sahabatnya bila terdapat kelebihan; tingkatan menengah adalah orang yang memperlakukan sahabatnya seperti dia memperlakukan dirinya sendiri. Mereka tidak membedakan sahabat dengan dirinya sendiri
Sementara tingkatan paling tinggi adalah orang yang memosisikan sahabatnya di atas dirinya sendiri. Dia rela mengorbankan hartanya untuk sahabatnya.
2. Membantu sahabat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebelum dia meminta bantuan
Seseorang mesti mengetahui bagaimana kondisi temannya, terutama kondisi ekonomi keluarga atau dirinya sendiri. Supaya bila terdapat kesusahan kita dapat membantu mereka tanpa harus diminta terlebih dahulu.
(Baca juga : Pesangon PHK Bakal Diubah dalam Omnibus Law Ciptaker Demi Investor )
3. Tidak melakukan sesuatu yang dibencinya
Tentu tidak semua orang suka dengan perilaku dan karakter kita. Alangkah baiknya pada saat bertemu teman, kita tidak melakukan hal-hal yang tidak disukai teman.
4. Bertutur kata sopan dan memujinya
Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak suka pujian. Karenanya untuk memperkuat persahabatan, sering-seringlah memujinya.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :