Kisah Rasulullah dan Pengemis, Sebuah Motivasi Bagi yang Malas Bekerja

loading...
Kisah Rasulullah dan Pengemis, Sebuah Motivasi Bagi yang Malas Bekerja
Pekerjaan terbaik adalah usaha seseorang dengan tangannya sendiri dan semua perjualbelian yang dianggap baik. Foto ilustrasi pasar di jazirah Arab zaman dulu/ist
Dalam banyak riwayat Hadis disebutkan bahwa bekerja dan mencari nafkah merupakan perbuatan sangat mulia. Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم memberikan motivasi sekaligus pelajaran berharga tentang pentingnya bekerja.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu menceritakan, suatu ketika ada seorang pengemis dari kalangan Anshar datang meminta-minta kepada Nabi صلى الله عليه وسلم. Lalu Nabi bertanya kepada pengemis itu, "Apakah kamu mempunyai sesuatu di rumahmu?" Pengemis itu pun menjawab: "Tentu, aku mempunyai pakaian yang biasa dipakai sehari-hari dan sebuah cangkir".(Baca Juga: Kisah Pilu Pengemis yang Jatuh Cinta dengan Pangeran)

Mendengar jawaban pengemis itu, Nabi صلى الله عليه وسلم meminta pengemis itu mengambil pakaian dan cangkirnya tersebut. Tanpa menunggu lama pengemis itu pulang kerumahnya, dan kembali ke hadapan Nabi dengan membawa barang-barangnya. Nabiصلى الله عليه وسلم lalu menawarkannya kepada para sahabat: "Adakah di antara kalian yang ingin membeli barang ini?" tanya Nabi.

Seorang sahabat menyahut, "Aku beli dengan harga satu dirham". Nabilalu menawarkannya kembali kepada para sahabat, lalu ada seorang sahabat yang sanggup membelinya dengan harga dua dirham. Nabiصلى الله عليه وسلم lalu memberikan kain serta cangkir itu kepada sahabat yang mengajukan penawaran tertinggi dan mengambil uang darinya.



Kemudian Nabi memberikannya kepada pengemis dan berkata: "Ini uangmu, satu dirham untuk membeli makanan untukmu dan keluargamu. Sisanya untuk membeli kapak, carilah kayu bakar kemudian juallah. Aku tidak ingin melihatmu lagi selama lima belas hari," kata Nabi. (Baca Juga: 3 Ikhtiar Ini Diyakini Dapat Memperluas Rezeki)

Lalu pengemis itu pergi dan menjalankan perintah Nabi صلى الله عليه وسلم. Lima belas hari kemudian ia datang lagi dan telah memiliki sepuluh dirham. Lima dirham dia belanjakan untuk membeli pakaian dan selebihnya untuk makanan bagi keluarganya. Rasulullahصلى الله عليه وسلم bersabda: "Hal ini lebih baik bagimu karena mengemis hanya akan menyebabkan noda di wajahmu di akhirat nanti. Tidak layak bagi seorang mengemis kecuali dalam tiga hal: (1) Fakir miskin yang benar-benar tidak mempunyai sesuatu (2) Utang yang tidak bisa dibayar (3) dan penyakit yang membuat seseorang tidak bisa berusaha". (HR Abu Dawud)

Di hadis lain, Beliauصلى الله عليه وسلم bersabda: "Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu, maka itu lebih baik daripada ia meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberinya ataupun tidak." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).



Nabi صلى الله عليه وسلم juga bersabda: "Tidaklah makan seseorang lebih baik dari hasil usahanya sendiri. Sesungguhnya Nabi Dawud 'alaihissalam makan dari hasil usahanya sendiri." (HR Al-Bukhari)
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَاِذۡ قَالَ اِبۡرٰهٖمُ رَبِّ اَرِنِىۡ كَيۡفَ تُحۡىِ الۡمَوۡتٰى ؕ قَالَ اَوَلَمۡ تُؤۡمِنۡ‌ؕ قَالَ بَلٰى وَلٰـكِنۡ لِّيَطۡمَٮِٕنَّ قَلۡبِىۡ‌ؕ قَالَ فَخُذۡ اَرۡبَعَةً مِّنَ الطَّيۡرِ فَصُرۡهُنَّ اِلَيۡكَ ثُمَّ اجۡعَلۡ عَلٰى كُلِّ جَبَلٍ مِّنۡهُنَّ جُزۡءًا ثُمَّ ادۡعُهُنَّ يَاۡتِيۡنَكَ سَعۡيًا ‌ؕ وَاعۡلَمۡ اَنَّ اللّٰهَ عَزِيۡزٌ حَكِيۡمٌ
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati.” Allah berfirman, “Belum percayakah engkau?” Dia (Ibrahim) menjawab, “Aku percaya, tetapi agar hatiku tenang (mantap).” Dia (Allah) berfirman, “Kalau begitu ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah olehmu kemudian letakkan di atas masing-masing bukit satu bagian, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” Ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(QS. Al-Baqarah:260)
cover bottom ayah
preload video