Syafa'at Al-Qur'an Bagi yang Rajin Membacanya Siang dan Malam
Senin, 05 Oktober 2020 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Ada yang mengkhatamkan setiap tiga hari sekali. Ada juga yang mengkhatamkan sekali dalam sehari semalam. Ada pula yang mengkhatamkan sehari semalam sebanyak dua kali. Serta ada juga yang empat kali, bahkan ada juga dalam sehari semalam menghatamkan delapan kali. Dalam hal ini, lmam An-Nawawi berkata: "Inilah jumlah yang terbanyak yang pernah kami dengar."
Sebagian ulama memandang makruh orang mengkhatamkan Al-Qur'an kurang dari tiga hari, apabila sering dilakukannya. Dalam hal ini, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda:
(( لا يفقه من قرأ القرآن في أقل من ثلاث))
Artinya: "Tidak dapat memahami (Al-Qur'an) orang yang membaca Al-Qur'an dalam waktu kurang dari tiga hari."
[Baca Juga: 40 Hadis Keutamaan Al-Qur'an (2) ]
Bagi pembaca Al-Qur'an hendaknya ia menjadikan bacaan Al-Qur'an sebagai wiridnya dalam salat malamnya. Hendaknya ia membaca dari awal sampai akhir dalam salat malamnya itu dengan jangka waktu bisa satu bulan atau empat puluh hari atau kurang atau lebih dari itu. Intinya semua itu tergantung kemampuan dan semangatnya. Dan hendaknya ia tidak malas atau meninggalkan hal ini.
Mengenai keutamaan membaca Al-Qur'an , Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda:
((أن القرآن والصوم يشفعان في العبد عند الله، فيقول القرآن : منعته النوم بالليل فشفعني فيه ويقول الصوم: منعته من الطعام بالنهار فشفعني فيه فيشفعان))
Artinya: "Sesungguhnya Al-Qur'an dan puasa keduanya akan memintakan syafa'at untuk seorang hamba kelak di hadapan Allah. Kelak Al-Qur'an berkata: 'Aku telah mencegahnya tidur malam, maka berilah aku wewenang untuk mensyafa'atinya.' Puasa berkata: 'Aku mencegahnya makan di siang hari, maka berilah aku wewenang untuk mensyafa'atinya.' Maka keduanya pun diberi syafa'at ." (Baca Juga: Mau Pelindung di Hari Kiamat? Baca Surah Al-Baqarah dan Ali Imran )
Wallahu A'lam
Sebagian ulama memandang makruh orang mengkhatamkan Al-Qur'an kurang dari tiga hari, apabila sering dilakukannya. Dalam hal ini, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda:
(( لا يفقه من قرأ القرآن في أقل من ثلاث))
Artinya: "Tidak dapat memahami (Al-Qur'an) orang yang membaca Al-Qur'an dalam waktu kurang dari tiga hari."
[Baca Juga: 40 Hadis Keutamaan Al-Qur'an (2) ]
Bagi pembaca Al-Qur'an hendaknya ia menjadikan bacaan Al-Qur'an sebagai wiridnya dalam salat malamnya. Hendaknya ia membaca dari awal sampai akhir dalam salat malamnya itu dengan jangka waktu bisa satu bulan atau empat puluh hari atau kurang atau lebih dari itu. Intinya semua itu tergantung kemampuan dan semangatnya. Dan hendaknya ia tidak malas atau meninggalkan hal ini.
Mengenai keutamaan membaca Al-Qur'an , Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda:
((أن القرآن والصوم يشفعان في العبد عند الله، فيقول القرآن : منعته النوم بالليل فشفعني فيه ويقول الصوم: منعته من الطعام بالنهار فشفعني فيه فيشفعان))
Artinya: "Sesungguhnya Al-Qur'an dan puasa keduanya akan memintakan syafa'at untuk seorang hamba kelak di hadapan Allah. Kelak Al-Qur'an berkata: 'Aku telah mencegahnya tidur malam, maka berilah aku wewenang untuk mensyafa'atinya.' Puasa berkata: 'Aku mencegahnya makan di siang hari, maka berilah aku wewenang untuk mensyafa'atinya.' Maka keduanya pun diberi syafa'at ." (Baca Juga: Mau Pelindung di Hari Kiamat? Baca Surah Al-Baqarah dan Ali Imran )
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :