Banyak Bertanya Akan Menyulitkan Diri Sendiri?

Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Keadaan seperti itu disebabkan mereka banyak bertanya tentang hakikat sapi itu, termasuk warnanya. Padahal hal semacam itu tidak semestinya mereka pertanyakan, sehingga akhirnya hukum yang luas berubah menjadi sempit. Sehubungan dengan makna di atas, Rasulullah SAW dan para sahabatnya memberikan contoh teladan yang baik (uswatun hasanah) bagi kita semua.

Suatu ketika, Rasulullah SAW berkata kepada para sahabatnya, "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kalian untuk melaksanakan haji. "Apakah ia dilaksanakan setiap tahun wahai Rasulullah?" Tanya para sahabat. Rasulullah SAW diam sejenak, kemudian beliau bersabda, Kalau aku katakan ya, tentu ia menjadi wajib."

(Baca juga : Kemenkes Perkuat Posbindu di 80 Ribu Desa Tekan Angka Kematian COVID-19 dengan Komorbid )

Dengan demikian, dalam surat Al-Maidah terdapat arahan supaya berlaku tawazun (seimbang). Komitmen dalam menjalankan semua perintah, larangan, dan menepati akad (janji), dengan tidak mempersulit diri dalam hal-hal yang tidak diperintahkan Allah Ta'ala.

Lalu bagaimana sebaiknya? Apakah sering bertanya atau tidak bertanya sama sekali? Untuk memahami hal ini agar tidak bertolak-belakang atau kontradiktif, Imam An-Nawawi dalam Syarah Matan Arba’in menjelaskan ada tiga macam bentuk pertanyaan.

Imam An-Nawawi mengatakan: “Pertanyaan ada beberapa macam. Pertama, pertanyaan orang awam tentang kewajiban agama, semisal wudhu, shalat, puasa, hukum muamalah, dan lain-lain. Kedua, pertanyaan tafaqquh fid din (pendalaman agama) yang tidak hanya diamalkan untuk diri sendiri, seperti qadha’ dan fatwa, menanyakan hal yang berkaitan dengan persoalan ini adalah fardhu kifayah

(Baca juga : Penyekapan-Penganiayaan Polisi, Pengurus Presidium KAMI Jabar Bakal Diperiksa )

Dan ketiga adalah bertanya tentang sesuatu yang tidak diwajibkan Allah, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.Imam An-Nawawi menjelaskan bertanya tentang sesuatu yang tidak penting, yakni pertanyaan yang kalau hal ini ditanyakan bisa jadi akan memberatkan.

Maka jangan menyulitkan diri dengan banyak pertanyaan yang tidak penting atau yang sudah jelas perintah dan larangannya.
Dengan demikian, pada dasarnya bertanya itu diperbolehkan, bahkan dianjurkan. Bertanya merupakan salah satu jendela pengetahuan. Bertanya akan menerangi jalan dan menghindari kesesatan dalam melangkah.

Maka larangan berlaku untuk pertanyaan-pertanyaan yang tidak bermanfaat dan berlebihan. Karena sangat berbeda orang bertanya untuk menambah ilmu dengan orang yang sekedar main-main, apalagi mencari celah untuk memutarbalikkan fakta.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ucapan Ini Paling Dibenci...
Ucapan Ini Paling Dibenci Allah SWT, Apa Itu?
7 Etika Bekerja dalam...
7 Etika Bekerja dalam Islam, Simak di Sini!
Belajar Menjadi Pemaaf,...
Belajar Menjadi Pemaaf, Sifat dan Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW
6 Ucapan yang Pahalanya...
6 Ucapan yang Pahalanya Berlimpah, Umat Muslim Wajib Tahu!
Tanggapan Cerdas Ustaz...
Tanggapan Cerdas Ustaz Felix Siauw Terkait Kasus Gus Miftah dan Penjual Es, Stop Menjual Kesedihan
Mengapa Adab Lebih Penting...
Mengapa Adab Lebih Penting daripada Ilmu? Begini Penjelasannya
Rekomendasi
Lautan Pertama di Bumi...
Lautan Pertama di Bumi yang Tidak Berwarna Biru Ditemukan
Seattle Berisiko Dihantam...
Seattle Berisiko Dihantam Tsunami 12 Meter dalam Hitungan 3 Menit
Teleskop Luar Angkasa...
Teleskop Luar Angkasa James Webb Berhasil Deteksi Bulan Baru Uranus
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Menolak Divaksin akan...
Menolak Divaksin akan Rugikan Diri Sendiri dan Orang Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved