Salah Besar Jika Pejabat Menganggap Dirinya Lebih Mulia dari Ulama

loading...
Salah Besar Jika Pejabat Menganggap Dirinya Lebih Mulia dari Ulama
Beruntunglah kaum yang memuliakan para ulama, sebab ulama adalah pewaris para Nabi. Foto/Ist
Sungguh kekeliruan besar jika ada pejabat menganggap dirinya lebih mulia dan lebih tinggi derajatnya dari ulama. Menghinakan para ulama dan orang saleh dapat mendatangkan bala. Salah satu musibah di zaman ini adalah ketika masyarakat lebih memuliakan pejabat daripada ulama.

Ulama dan orang-orang saleh membawa keberkahan di tengah masyarakat. Mereka adalah permata, matahari bagi kegelapan, serta mereka adalah sebab tidak turunnya azab dan bala dari Allah Ta'ala.

Allah Ta'ala berfirman:
وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ

"Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka..." (Surah Al-Anfaal: Ayat 33).

Ulama tafsir mengatakan, selagi ajaran Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dihidupkan oleh para ulama, maka Allah tak akan menurunkan azab. Begitu pula dengan adanya orang-orang saleh yang mengikuti Nabi صلى الله عليه وسلم adalah sebab tidak turunnya azab. (Baca Juga: Para Ulama Apabila Hendak Tidur Badan Mereka Gemetar, Apa Sebab?)



Ada satu hadis Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم:

وعن جابر بن عبد الله قال : قال رسول الله صلى الله وسلم : (إن الله ليصبح بصلاح الرجل المسلم ولده وولد ولده وأهل دويرته ودويرات حوله ولا يزالون فى حفظ الله عز وجل ما دام فيهم)

Singkat hadis ini dimaknai bahwa Allah Ta'ala akan menjaga suatu kaum selama orang saleh masih berada di antara mereka.



Dalam hadis lain disebutkan:
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
وَلَنۡ يُّؤَخِّرَ اللّٰهُ نَفۡسًا اِذَا جَآءَ اَجَلُهَا‌ؕ وَاللّٰهُ خَبِيۡرٌۢ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ
Dan Allah tidak akan menunda kematian seseorang apabila waktunya telah datang. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

(QS. Al-Munafiqun:11)
cover bottom ayah
preload video