Mengenal dan Meneladani Sosok Ummul Mukminin (3)

Aisyah Al-Humaira, Obat dari Atas Langit yang Ketujuh

loading...
Aisyah Al-Humaira, Obat dari Atas Langit yang Ketujuh
Banyak keistimewaan dari ibunda Aisyah radhiyallahuanha ini, salah satunya adalah satu-satunya istri Baginda Rasulullah yang dinikahi dalam kondisi perawan. Foto ilustrasi/ist
Aisyah binti Abu Bakar merupakan guru bagi kaum laki-laki. Ash-Shiddiqah putri dari ash-Shiddiq seorang khalifah Rasulullah SAW yang bernama Abu Bakar bin Abi Quhafah Utsman bin Amir, al-Qursyiyah at-Taimiyah. Aisyah adalah istri penghulu anak-anak Adam, perempuan yang dicintai Nabi SAW, putri dari laki-laki yang paling dicintai yang merupakan obat dari atas l angit yang ketujuh.

Sosok Ummul Mukminin ini, telah membuktikan kepada dunia sejak 15 abad yang lalu bahwa merupakan perkara yang sangat mungkin apabila seorangperempuan bisa lebih pandai dari kaum laki-laki baik dalam urusan politik atau bahkan siasat perang.

(Baca juga :Khadijah binti Khuwailid : Perempuan Bersih nan Suci, Cinta Sejati Rasulullah)

Kisahnya terangkum dalam kitab "Nisaa' Haular Rasul' dan sangat sarat dengan suri tauladan yang patuh dijadikan panutan oleh kaum perempuan muslim di dunia. Aisyah, bukanlah merupakan alumnus dari suatu universitas, dan tidak pernah pula berguru kepada cendekiawan timur dan barat, akan tetapi Aisyah adalah seorang murid dan lulusan dari madrasah nubuwah, madrasah iman, dan madrasahnya para pahlawan.



Semenjak masa kanak-kanak dia telah dididik oleh syaikhul muslimin dan yang paling utama di antara mereka, yakni bapaknya yang bernama Abu Bakar ash-Shiddiq. Menginjak usia remaja beliau telah dibimbing oleh Nabi umat ini yang juga gurunya, manusia yang paling mulia dan yang paling utama yakni Rasulullah SAW suaminya. Maka berkumpullah pada dirinya antara ilmu, keutamaan dan bayan yang mana sejarah menjadikan beliau sebagai obat yang sangat dibutuhkan sepanjang masa.

Aisyah biasa dipanggil Ummu Abdillah, dan digelari Ash-Shiddiqah (wanita yang membenarkan). la juga masyhur dengan panggilan ummul mukminin, dan Al-Humaira’, karena warna kulitnya sangat putih.

(Baca juga :Saudah binti Zam'ah : Memiliki Kekuatan Jiwa yang Luar Biasa)



Dilahirkan tahun ke-4 atau ke-5 setelah kenabian. la menceritakan, bahwa Nabi pernah mengatakan, “Aku bermimpi melihat kamu sebanyak dua kali. Malaikat datang kepadaku dengan membawa selembar kain sutra sambil berkata, “Inilah istrimu, maka bukalah penutup wajahnya!” Setelah kubuka, ternyata itu adalah kamu. Maka aku berkata, “Sekiranya perkara ini datangnya dari Allah, pasti ia terlaksana.” (HR. Al-Bukhari)
halaman ke-1 dari 5
cover top ayah
وَلَـقَدۡ زَيَّـنَّا السَّمَآءَ الدُّنۡيَا بِمَصَابِيۡحَ وَجَعَلۡنٰهَا رُجُوۡمًا لِّلشَّيٰطِيۡنِ‌ وَاَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابَ السَّعِيۡرِ
Dan sungguh, telah Kami hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami jadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala.

(QS. Al-Mulk:5)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video