Kisah Rebutan Anak di Era Nabi Dawud, Hadis Nabi Mengoreksi Taurat

Jum'at, 13 November 2020 - 15:05 WIB
loading...
A A A
Wanita yang lain berkata, ’Dia bukan untukmu dan bukan untukku, belahlah dia.’ (Baca juga: Unta Nabi Shaleh: Badannya Terbuat dari Emas dan Kakinya dari Perak )

Raja berkata, ’Berikanlah anak yang hidup ini kepadanya. Jangan bunuh ia karena dia adalah ibunya.’

Ketika seluruh Bani Israil mengetahui keputusan yang dikeluarkan oleh raja, mereka takut kepadanya karena mereka melihat hikmah Allah padanya dalam mengambil keputusan."

Syaikh Umar Al-Asygor mengatakan terdapat kemiripan yang jelas antara kisah versi Taurat dengan kisah di dalam hadis. Hanya saja kisah dalam Taurat telah tersentuh oleh penyelewengan. (Baca juga: Menurut Taurat Ayyub Bukan Nabi, Dia Marah Terima Cobaan dari Allah Ta'ala )

"Anak itu tidak mati karena ibunya menindihnya di waktu malam, akan tetapi dia mati karena dibawa kabur oleh serigala, dan kelihatannya kedua wanita ini berada di luar desa yang jauh dari penduduk, karena serigala tidak mencuri anak-anak dari rumah-rumah," ujar Syaikh Umar.

Perkara kedua yang diselewengkan adalah klaim Taurat bahwa kisah ini terjadi pada masa raja Sulaiman, setelah wafatnya Dawud . Yang benar adalah bahwa kisah ini terjadi pada zaman Dawud . Dawud telah memberikan keputusannya terlebih dahulu, lalu Sulaiman menyelisihi hukumnya.

Yang benar adalah bahwa Sulaiman meminta pisau, bukan pedang sebagaimana yang disebutkan oleh Taurat. Dan pisau adalah alat yang cocok untuk membelah anak kecil menjadi dua, bukan pedang. (Baca juga: Taurat Anggap Nabi Luth Berzina dengan Dua Putrinya, Al-Qur'an dan Hadis Mengoreksi )

Di antara koreksi hadis terhadap Taurat adalah bahwa Sulaiman meminta pisau untuk membelah anak itu sendiri, karena dia belum menjadi raja pada waktu itu. Padahal, Taurat menyatakan bahwa dia memerintahkan prajuritnya agar membelahnya dengan pedang, karena pada waktu dia memutuskan perkara ini dia adalah seorang raja.

Tertulis dalam Taurat bahwa kedua wanita itu adalah wanita pezina. Ini tidaklah mungkin. Menurut Syaikh Umar, buktinya adalah ungkapan ibu anak itu yang menunjukkan kebaikan dan ketakwaan. Dia berkata kepada Nabiyullah Sulaiman ketika dia hendak membelahnya, "Jangan lakukan itu, semoga Allah merahmatimu. Dia anaknya."

Jika keduanya adalah wanita pezina, apakah Nabiyullah Dawud dan Sulaiman membiarkan keduanya bebas atas perbuatan keduanya? Apakah dia tidak memerintahkan agar keduanya dirajam sebagaimana dia memerintahkan merajam seorang wanita ketika terjadi persekongkolan kesaksian palsu terhadapnya bahwa dia telah berzina? .(Baca juga: 5 Pelajaran Berharga dari Kisah Nabi Ayyub untuk Korban Covid-19 )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Kumpulan Hadis Nabi...
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Huru-hara di Ambang...
Huru-hara di Ambang Kiamat : Nubuat Nabi SAW Mulai Terbukti?
Rekomendasi
Ini Alasan Presiden...
Ini Alasan Presiden Turkmenistan Ngotot Tutup Gerbang Mulut Neraka
Ahli Sains Prediksi...
Ahli Sains Prediksi Donald Trump Bisa Serang Greenland
Rotasi Inti Bumi Melambat,...
Rotasi Inti Bumi Melambat, Ahli Beberkan Dampaknya
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
12 Jabatan Penting Luhut...
12 Jabatan Penting Luhut Binsar pandjaitan di Era Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved