Memakai Azimat dan Berobat dengan Asma Allah, Bagaimana Hukumnya?

Selasa, 17 November 2020 - 09:05 WIB
loading...
Memakai Azimat dan Berobat...
Para ulama terdahulu biasa menuliskan ayat-ayat Al-Quran lalu merendamnya dalam air, kemudian diminumkan kepada orang yang sakit. Foto/Ist
A A A
Perkara azimat/jimat atau berdoa dengan Al-Qur'an atau asma Allah sering diperbincangkan kaum muslimin. Bagaimana sebenarnya hukumnya menurut pandangan syariat ?

Berikut jawaban Al-Habib Zein bin Ibrahim bin Smith Al-Alawi Al-Husaini yang dilansir dari Al-Fachriyah. Kata beliau, membuat azimat dan mengalungkannya pada manusia atau binatang itu boleh apabila dalam azimat itu tidak ada nama-nama yang maknanya tidak dapat dimengerti.

(Baca Juga: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun )

Dalam hadis sahih disebutkan:

إن رسول الله صلي الله عليه واله وسلم كان يعلمهم من الفزاع اعوذ بكلمات الله التامة من غضبه وعقابه وشر عباده ومن همزات الشياطين زان يحضرون

Sesungguhnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم selalu mengajarkan kepadapara sahabatnya agar terhindar dan ketakutan suatu bacaan: اعوذ بكلمات الله التا مة (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dan kemarahan-Nya, siksaanNya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya dari bisikan-bisikan dan kehadiran setan ."

Abdullah bin Umar senantiasa mengajarkan kalimat ini kepada keluarganya yang telah dewasa dan ia menulisnya lalu mengalungkan kepada keluarganya yang belum dewasa.

عن ابن حبان قال سألت جعفر بن محمد بن علي رضي الله عنهم عن تعليق التعويذ فقال ان كان من كلام الله او كلام نبي الله فعلقه واستشف به

Diri Ibnu Hibban ia berkata: "Saya bertanya kepada Ja'far bin Muhammad bin Ali tentang mengalungkan ta'widz? Ia menjawab: 'Apabila tulisan ta'widz itu dari kalam Allah atau ucapan Nabi-Nya, maka kalungkan dan mencarilah kesembuhan dengannya."

(Baca Juga: Punya Keinginan Tertentu? Baca Al-Fatihah 40 Kali Sehabis Salat Maghrib )

Imam Ibnu Qayyim dalam Kitabnya Zadul Ma'ad juga menyebutkan: "Sesungguhnya Imam Ahmad pernah ditanya tentang azimat-azimat yang dipasang setelah terjadinya bencana, Ia menjawab: "Ya, aku berharap tidak ada masalah." Putra Imam Ahmad yang bernama Abdullah berkata: 'Saya melihat bapak menulis ta'widz (azimat untuk orang yang ketakutan dan orang yang terserang demam la meriwayatkan dari segolongan ulama salaf: "Sesungguhnya Imam Ahmad selalu menuliskan ayat-ayat Al-Qur'an untuk diminumkan kepada orang-orang yang terkena penyakit 'ain."

Imam Mujahid berkata: "Tidak apa-apa menulis ayat Al-Qur'an kemudian membasuhnya dengan air lalu meminumkan air kepada orang yang sakit."

Ia menerangkan dari Ibnu Abbas, bahwa ia memerintahkan agar dituliskan ayat Al-Qur'an lalu ia merendamnya dalam air, kemudian diminumkan kepada wanita yang sulit melahirkan. Ayyub berkata: "Saya melihat Abu Qilabah menulis sebuah ayat Al-Qur'an lalu merendamnya dalam air dan meminumkannya kepada seorang laki-laki yang sedang sakit."

Imam Ibnu Taimiyah dalam Fatawanya berkata: "Banyak orang meriwayatkan dari Ibnu Abbas, sesungguhnya ia biasa menulis ayat-ayat Al-Qur’an dan menyuruh agar direndam dalam air lalu diminumkan kepada orang yang sakit. Ini menunjukkan, bahwa hal yang demikian memiliki barakah dan Imam Ahmad membolehkannya.

Bagaimana dengan maksud azimat dalam hadis berikut: "Barangsiapa mengalungkan azimat, maka ia benar-benar berbuat syirik?"

Para ulama bersepakat, bahwa yang dimaksud azimat dalam hadits: من علق تميمة فقد اشرك (barangsiapa mengalungkan azimat, maka ia benar-benar berbuat syirik) adalah manik-manik atau kalung yang dikalungkan kepada orang, yang diyakini oleh orang-orang jahiliyah dapat menangkal bahaya.

Hal itu adalah syirik, karena mereka memakainya dengan niatan menangkal bahaya dan menarik manfaat dengan selain Allah. Adapun azimat yang berisi asma-asma Allah dan kalam-Nya untuk tabaruk dan mencari kesembuhan dengan keyakinan hanya Allah-lah yang dapat menyembuhkan, dan kesembuhan hanya dengan kehendak Allah, maka tidaklah ia masuk dalam pengertian hadits.

(Baca Juga: Begini Jampi-Jampi yang Dipraktikkan Malaikat Jibril dan Rasulullah )

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Keistimewaan Surat Al...
Keistimewaan Surat Al Fatihah sebagai Ayat Ruqyah, Simak di Sini!
15 Ayat Ruqyah Pengusir...
15 Ayat Ruqyah Pengusir Jin dan Sihir, Ketahui dan Amalkan
Ketika Jin Merasuki...
Ketika Jin Merasuki Manusia, Begini Cara Menghindari dan Mengobatinya
Ayat Ruqyah Mandiri...
Ayat Ruqyah Mandiri untuk Menangkal Sihir, Pelet, dan Santet
6 Surat Al-Quran yang...
6 Surat Al-Qur'an yang Bisa Dipakai untuk Pengobatan Ruqyah
Rutin Mandi di Waktu...
Rutin Mandi di Waktu Fajar, Insya Allah Badan Sehat Selamanya!
Rekomendasi
NASA Buka Suara Soal...
NASA Buka Suara Soal Dugaan Pesawat Alien 3I/ATLAS: Itu Cuma Komet Biasa!
Masuk ke Sumur Neraka...
Masuk ke Sumur Neraka Yaman, Penjelajah Gua Temukan Mahluk Tak Terduga
5 Fenomena Astronomi...
5 Fenomena Astronomi Bukti Keindahan Alam Semesta
Artikel Terkini
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
5 Negara Muslim dengan...
5 Negara Muslim dengan Kekuatan Mengerikan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved