Apa yang Dibaca Makmum Saat Bangkit dari Ruku'?

Kamis, 19 November 2020 - 11:51 WIB
loading...
Apa yang Dibaca Makmum...
Umat Islam diwajibkan menghidupkan dan menyempurnakan shalatnya agar tidak termasuk golongan yang lalai. Foto/Ist
A A A
Ruku' dan Iktidal merupakan bagian dari rukun shalat . Bangkit dari posisi Ruku' disebut dengan Iktidal yaitu kembali berdiri tegak dan mengembalikan anggota badan ke posisinya secara stabil.

Hal ini berdasarkan hadis : "Kemudian bangunlah sampai lurus tegak berdiri. (HR. Muslim). Pada posisi ini diwajibkan thuma'ninah sebagaimana ruku'. (Baca Juga: Baca Doa ini Sebelum Shalat, Setan Bakal Kabur )

Ustaz Farid Nu'man Hasan, Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia mengatakan, bacaan yang dibaca saat bangun dari Ruku' (Iktidal) yaitu "SAMI'ALLAHU LIMAN HAMIDAH ROBBANA WA LAKAL HAMDU". Sebagaimana hadis berikut:

كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ وَإِذَا كَبَّرَ لِلرُّكُوعِ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ رَفَعَهُمَا كَذَلِكَ أَيْضًا وَقَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ وَكَانَ لَا يَفْعَلُ ذَلِكَ فِي السُّجُودِ

Bahwa Rasulullah mengangkat tangannya sejajar dengan pundaknya ketika memulai shalat, ketika takbir untuk rukuk dan ketika bangkit dari rukuk dengan mengucapkan: 'Sami'allahu Liman Hamidah Rabbanaa Wa Lakal Hamdu' (semoga Allah mendengar orang yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, milik-Mulah segala pujian)'. Beliau tidak melakukan seperti itu ketika akan sujud." (HR. Al-Bukhari)

Kalimat di atas dibaca oleh Imam dan orang yang shalat sendirian. Lalu, apa yang dibaca makmum saat bangkit dari ruku’? Apakah sama atau hanya "Rabbana wa Lakal Hamdu"? Dalam hal ini, ada dua pendapat ulama.

1. Kelompok yang mengatakan bahwa makmum hanya membaca "Rabbana wa Lakal Hamdu", bukan membaca "Sami'Allahu liman Hamidah."
Alasan kelompok ini adalah hadits berikut: Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi bersabda:

……وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ….

"Ketika (Imam) membaca "Sami’Allahu liman Hamidah" maka bacalah oleh kalian: "Robbana wa Lakal Hamdu….." (HR. Al- Bukhari, Muslim)

Inilah pendapat sebagian sahabat Nabi dan Imam Malik, Imam Ahmad bin Hanbal , seperti keterangan Imam At-Tirmidzi berikut:

والعمل عليه عند بعض أهل العلم من أصحاب النبي صلى الله عليه و سلم ومن بعدهم أن يقول الإمام سمع الله لمن حمده [ ربنا ولك الحمد ] ويقول من خلف الإمام ربنا ولك الحمد وبه يقول أحمد

Hadits ini diamalkan oleh sebagian ulama dari kalangan sahabat Nabi dan setelah mereka, bahwasanya Imam membaca "Sami’allahu Liman Hamidah Rabbana walakal Hamdu." Lalu makmum membaca "Rabbana walakal Hamdu." Ini pendapat Imam Ahmad . (Sunan At Tirmidzi)

Imam Ibnu Daqiq Al 'Id rahimahullah mengatakan: "Hadis ini menjadi dasar bagi mereka yang mengatakan bahwa "tasmi" (ucapan Sami’Allahu Liman Hamidah) adalah khusus bagi imam. Sedangkan kalimat "Robbana wa Lakal Hamdu" adalah khusus bagi makmum. Inilah yang dipilih Imam Malik rahimahullah. (Ihkamul Ahkam Syarh ‘Umdah Al Ahkam, Hal. 141)

(Baca Juga: Apa Saja Rukun Salat Menurut Mazhab Syafi'i? Ini Penjelasannya )

2. Kelompok yang mengatakan bahwa makmum juga membaca "Sami'Allahu liman hamidah," lalu dilanjutkan dengan "Robbana wa Lakal hamdu."
Ini pendapat para imam seperti Imam Ibnu Sirin, Imam Asy-Syafi'i , Imam Ishaq bin Rahuya (rahawaih), dan lainnya. Bagi kelompok ini, maksud hadis di atas adalah bentuk pengajaran Rasulullah kepada para sahabatnya, tentang apa yang mesti dibaca ketika iktidal, yaitu "Robbana walakal hamdu," yang dibacanya setelah mereka membaca "Sami'Allah liman hamidah."

Imam At-Tirmdzi berkata:

وقال ابن سيرين وغيره يقول من خلف الإمام سمع الله لمن حمده ربنا ولك الحمد مثل ما يقو ل الإمام وبه يقول الشافعي و إسحق

Ibnu Sirin dan lainnya mengatakan bahwa siapa yang menjadi makmum dan imam membaca "Sami’Allahu Liman Hamidah Rabbana wa Lakal Hamdu" hendaknya mengucapkan seperti yang diucapkan oleh imam juga. Inilah pendapat Asy-Syafi’i dan Ishaq. (Ibid)

Imam Ibnu Abdil Bar mengatakan bahwa Asy Syafi’i berkata: makmum juga mengatakan "Sami’Allahu liman hamidah Robbana wa lakal hamdu" sebagaimana yang dibaca oleh imam seorang diri, sebab imam dijadikan untuk diikuti. (At Tamhid, 6/149-150)

Imam An-Nawawi dan Imam Ash Shan'ani menguatkan pendapat ini. Jadi, para imam kaum muslimin beda pendapat soal ini. Tapi, perbedaaan ini bukan dalam masalah batal atau tidaknya shalat . Semua pilihan bacaan sah dan baik, tidak membatalkan shalat sama sekali.

(Baca Juga: Utsman Bin Affan: 9 Kemuliaan Bagi yang Shalat Tepat Waktu )

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Waria dalam Tinjauan...
Waria dalam Tinjauan Ilmu Fiqih, Bentuk Tasyabbuh yang Diharamkan
Rekomendasi
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Ilmuwan Ungkap Musuh...
Ilmuwan Ungkap Musuh Terkuat Raja Firaun Selain Nabi Musa
Bebatuan di Ethiopia...
Bebatuan di Ethiopia Membentuk Loreng Harimau, Ternyata Ini Penyebabnya
Artikel Terkini
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved