Resep Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani dalam Menempatkan Kebaikan dan Keburukan

Minggu, 22 November 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Sesungguhnya para raja, bila mereka memasuki sebuah kota, menghancurleburkannya, dan menghinakan penduduknya.” (QS 27:34)

Lalu mereka menghasilkan kemuliaan dari kebaikan mereka. Kedaulatan atas hati berada (di awal) kekejian hawa nafsu. Anasir tubuh selalu digerakkan oleh perintah mereka demi berbagai dosa dan kesia-siaan.

Kedaulatan ini kini pupus, anasir tubuh merdeka, rumah raja dan pelatarannya, yaitu dada, menjadi bersih. Kini hati telah bersih, telah dihuni oleh tauhid, dan pelataran telah menjadi arena kecerahan dari kegaiban.

Semua ini adalah akibat dari musibah, cobaan dan buahnya.

Nabi SAW bersabda: “Kami, para nabi, adalah yang paling banyak diuji di antara manusia, sedang yang lain sesuai dengan kedudukannya.”

“Aku lebih tahu tentang Allah daripada kamu, dan lebih takwa kepada-Nya daripada kamu.”

Siapa pun yang dekat dengan raja harus semakin berhati-hati, sebab ia berada di hadapan Sang Raja Yang Mahamelihat lagi Mahamengetahui akan gerak-geriknya. (Baca juga: Nasehat Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Jika Kita Menghadapi Keragu-raguan )

Nah, jika kau berkata bahwa seluruh makhluk yang terlihat oleh Allah, adalah seperti satu orang, sehingga tiada yang tersembunyi dari-Nya, maka apa yang baik atau pernyataan apa ini?

Mesti dikatakan kepadamu, bahwa bila kedudukan seseorang tinggi dan mulia, bahaya juga semakin besar, sebab perlu baginya bersyukur atas karunia-Nya bagimu. Sehingga sedikit pun menyimpang dari pengabdian kepada-Nya akan merusak kebersyukurannya dan kepatuhannya kepada-Nya.

Allah berfirman: “Hai istri-istri Nabi, barangsiapa di antaramu berbuat keji yang nyata, niscaya akan dilipatgandakan siksaan kepada mereka.” (QS 33:30)

Allah berfirman demikian tentang istri-istri ini, karena telah disempurnakan-Nya nikmat-Nya atas mereka dengan menghubungkan mereka kepada Nabi. Bagaimanakah kiranya kedudukan orang yang dekat kepada-Nya? Allah adalah Mahatinggi atas ciptaan-Nya. “Tiada menyerupai-Nya, dan Dia Mahamendengar lagi Mahamelihat.” (QS 42:11)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Kisah Sufi:  Fatima...
Kisah Sufi:  Fatima si Pemintal Mencari Suami
Kisah Sufi: Cara Menangkap...
Kisah Sufi: Cara Menangkap Kera Penggemar Buah Ceri
Kisah Sufi: Raksasa...
Kisah Sufi: Raksasa Perampok dan Guru Sufi
Kisah Setiap Tempat...
Kisah Setiap Tempat yang Dipijak Nabi Khidir Berubah Hijau
Kisah Sufi:  Penyusunan...
Kisah Sufi:  Penyusunan Tradisi, Bermula ketika Darwis Mengupas Bawang
Rekomendasi
Elon Musk Yakin Piramida...
Elon Musk Yakin Piramida Mesir Kuno Dibuat oleh Raja Firaun
Benarkah Struktur Aneh...
Benarkah Struktur Aneh di Bawah Laut Jepang Piramida? Berikut Keganjilannya
5 Fakta Pedang Zulfikar:...
5 Fakta Pedang Zulfikar: Senjata Legendaris Rasulullah yang Setara dengan 1000 Tentara
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Mengandung Kekerasan,...
Mengandung Kekerasan, Tokoh Muslim India Hapus 26 Ayat Al-Qur'an
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved