Romantisme Cinta Atikah dan Abdullah

Minggu, 22 November 2020 - 13:31 WIB
loading...
Romantisme Cinta Atikah...
Saling mencintai sesama manusia memang sangat dianjurkan. Namun, jangan sampai rasa cinta kita terhadap manusia melebihi kecintaan kita sebagai hamba kepada Allah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Banyak kisah kehidupan para shahabiyah (sahabat perempuan Rasulullah) yang sarat dengan hikmah bagi perempuan muslimah saat ini. Masing-masing shahabiyah memiliki keutamaan sendiri. Satu di antaranya adalah Atikah binti Zaid bin Amar bin Nufail. Perempuan muslimah yang dijuluki ‘Bidadari para syuhada’. Dipanggil demikian, lantaran semasa hidupnya Atikah selalu menikah dengan pria-pria terbaik yang meninggal dalam keadaan syahid .

(Baca juga : Berbusana Secara Syar'i yang Wajib Diketahui Muslimah )

Kisah utama Atikah adalah saat dirinya harus kehilangan suami, yang biasanya dinilai sebagai musibah dan malapetaka yang dihadapi istri. Namun, dalam menghadapi musibah tersebut, seorang istri hendaknya bersabar dan tetap meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Kesabaran inilah yang ditunjukan Atikah binti Zaid radhiyallahu'anha ini.

Atikah lahir dari garis keturunan yang mulia. Ayahnya, Zaid bin Amr merupakan sosok yang dijamin masuk surga. Hal tersebut karena Zaid taat pada ajaran Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dan mentauhidkan Allah Subhanahu wa ta’ala.

(Baca juga : Meredam Gelisah Hati )

Di balik julukannya tersebut,sebenarnya Atikah merupakan seorang perempuan yang cantik. Ia juga seorang yang pandai lagi santun akhlaknya. Gambaran kesempuraan seorang perempuan yang membuat tiap pria pada masa itu ingin menikahi Atikah. Setidaknya ada empat pria yang pernah mempersunting Atikah. Abdullah bin Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu adalah yang pertama.

Ibnu Hajar dalam 'Al Ishobah' memaparkan tentang kisah Atikah dan Abdullah, sepasang sejoli yang saling mencintai. Abdullah adalah putra Abu Bakar As Shidiq, sahabat terdekat Rasulullah. Rumah tangga keduanya merupakan gambaran rumah tangga yang hampir sempurna. Atikah dan Abdullah senantiasa diliputi afeksi dan rasa cinta satu sama lain. Saking cintanya, keduanya digambarkan bak surat dan perangko yang saling menempel dan sulit dipisahkan.

(Baca juga : Membedakan Jenis Najis dan Cara Membersihkannya )

Memang, keduanya menjalani hubungan pernikahan yang bahagia. Namun ternyata ada sisi buruk dari jalinan kasih antara Atikah dan Abdullah. Kecintaan Abdullah kepada istrinya tersebut membuatnya lebih disibukkan dengan urusan rumah tangga, perniagaan, hingga urusan duniawi lain. Kesibukannya tersebut tak jarang membuat Abdullah tertinggal berjamaah dan tak ikut berjihad di medan perang.

Pernah suatu ketika Abu Bakar hendak salat berjamaah dengan ditemani oleh Abdullah. Ia pun mendatangi rumah Abdullah yang ternyata yang ternyata masih bermesraan dengan Atikah. Melihat anaknya itu, Abu Bakkar mengurungkan niat dan pergi salat berjamaah tanpa Abdullah. Usai salat, ternyat Abdullah masih bermesraan dengan Atikah.

(Baca juga : Berumur 9 Tahun, OJK Masih Berdiri Tegak di Tengah Badai )

Perilaku Abdullah ini kemudian membuat sang ayah, Abu Bakar resah. Putranya itu mulai lalai dalam beribadah dan lebih mementingkan istrinya. Maka Abu Bakkar langsung mengambil langkah. Ia hendak meminta Abdullah untuk menceraikan Atikah dengan niat agar Abdullah kembali taat beribadah lagi.

Tentu saja setelah menceraikan Atikah, Abdullah diliputi susah hati. Abdullah mengungkapkan rasa sedihnya tersebut dengan membaca sebuah syair.

(Baca juga : Muhammadiyah Sebut Penertiban Baliho Wewenang Pemda )

“Belum pernah aku melihat seorang suami sepertiku yang menceraikan istri seperti dirinya pada hari ini. Tidak pula wanita seperti dirinya diceraikan tanpa keselahan dan dosa.”

Bahkan rasa pilu Abdullah berujung pada sakit. Karena tak tega melihat anaknya jatuh sakit, Abu Bakkar akhirnya memutuskan untuk menikahkan lagi Abdullah dengan Atikah. Namun, dengan syarat pernikahan keduanya tidak lagi membuat Abdullah lalai dari ibadah.

(Baca juga : Polemik Baliho Habib Rizieq, Fadli Zon: Harusnya TNI Berantas Separatis )

Abdullah setuju dan pernikahan kembali dilangsungkan. Usai kembali ke istri yang sangat dicintainya, semangat jihad Abdullah semakin membara. Ketika Abdullah ikut dalam perang Thaif, suami Atikah tersebut gugur dalam syahid. Sebuah panah meleset ke arahnya dan langsung mengenainya.

Tatkala kabar gugurnya Abdullah sampai pada Atikah, perempuan mulia tersebut kemudian membacakan sebuah syair.

Aku telah dilindungi oleh sebaik-baik manusia setelah Nabi mereka. Dan setelah Abu Bakar, dan ia tak pernah mengabaikanku.

Dan saya bersumpah mata ini tak kan pernah berhenti dari kesedihan atas dirimu. Dan kulit ini akan senantiasa usang.

Duhai kiranya ada mata yang menyaksikan pemuda seperti dirinya. Dia menyerang dan melindungi dalam perang yang berkobar dipenuhi kesabaran.”

(Baca juga : Horornya Tragedi Pompeii, Orang Kaya dan Budak Tewas Melepuh )

Demikianlah kisah cinta Atikah binti Zaid dan Abdullah bin Abu Bakar. Saling mencintai sesama manusia memang sangat dianjurkan. Namun, jangan sampai rasa cinta kita terhadap manusia melebihi kecintaan kita sebagai hamba kepada Allah. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa dalam lindungan Allah.

Wallahu ‘alam.
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Lukisan Rembrandt yang...
Lukisan Rembrandt yang Hilang Selama 65 Tahun Tiba-tiba Muncul Kembali
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
4 Fosil Paling Lengkap...
4 Fosil Paling Lengkap yang Pernah Ditemukan Di Dunia
Artikel Terkini
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved