Mimpi Bertemu Nabi dan Kronologi Terbunuhnya Utsman bin Affan
Senin, 23 November 2020 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Lalu Utsman berkata : "Demi Allah, ini adalah tangan yang pertama kali menuliskan ayat-ayat Al-Qur'an".
Yang demikian itu, karena beliau termasuk para penulis wahyu (al-Qur'an) dan beliau termasuk orang pertama yang menulis mushaf dengan didekte langsung oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
Beliau terbunuh dan mushaf berada di depan beliau. Darah mengalir dari potongan tangan beliau hingga mengenai mushaf yang berada di depan beliau yang sedang beliau baca. (Baca juga: Kisah Tragis Utsman bin Affan (2): Ketika Rasulullah Bicara dengan Gunung Uhud dan Hira )
Darah tersebut jatuh pada firman Allah QS Al-Baqarah : 137: Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Lihat juga: HR Khalifah dalam At-Tarikh 175, Ibnu Asaakir dalam Tarikh Dimasyq (Biografi Utsman) 4200 dari riwayat Abdullah bin Syaqiq yang bertemu dengan Abdullah Al-Haritsah. Di dalam riwayat ini Abu Harits melihat darah tersebut mengenai mushaf, dan sanadnya sampai kepadanya).
Ketika pembunuh Utsman –orangnya hitam telah selesai, dia mengangkat atau membentangkan tangannya di dalam rumah, seraya berkata: "Akulah pembunuh Na'tsal." Na'tsal adalah julukan yang diberikan oleh para pemberontak kepada Utsman, karena beliau mirip dengan seorang dari Mesir yang bernama Na'tsal, dan dia panjang jenggotnya.
Ruh beliau yang suci itu pun naik kepada Rabnya dengan penuh keridhaan dan mengadukan kezaliman para pelakunya. Semoga keridhaan Allah bagi Utsman dan semoga Allah memasukkannya ke dalam surga-Nya yang luas bersama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam serta para sahabat-sahabat beliau. Dan beliau wafat pada hari Jumat pagi 12 Dzulhijjah .(Baca juga: Rasulullah Sudah Peringatkan Utsman bin Affan Akan Terbunuh karena Fitnah )
Yang demikian itu, karena beliau termasuk para penulis wahyu (al-Qur'an) dan beliau termasuk orang pertama yang menulis mushaf dengan didekte langsung oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
Beliau terbunuh dan mushaf berada di depan beliau. Darah mengalir dari potongan tangan beliau hingga mengenai mushaf yang berada di depan beliau yang sedang beliau baca. (Baca juga: Kisah Tragis Utsman bin Affan (2): Ketika Rasulullah Bicara dengan Gunung Uhud dan Hira )
Darah tersebut jatuh pada firman Allah QS Al-Baqarah : 137: Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Lihat juga: HR Khalifah dalam At-Tarikh 175, Ibnu Asaakir dalam Tarikh Dimasyq (Biografi Utsman) 4200 dari riwayat Abdullah bin Syaqiq yang bertemu dengan Abdullah Al-Haritsah. Di dalam riwayat ini Abu Harits melihat darah tersebut mengenai mushaf, dan sanadnya sampai kepadanya).
Ketika pembunuh Utsman –orangnya hitam telah selesai, dia mengangkat atau membentangkan tangannya di dalam rumah, seraya berkata: "Akulah pembunuh Na'tsal." Na'tsal adalah julukan yang diberikan oleh para pemberontak kepada Utsman, karena beliau mirip dengan seorang dari Mesir yang bernama Na'tsal, dan dia panjang jenggotnya.
Ruh beliau yang suci itu pun naik kepada Rabnya dengan penuh keridhaan dan mengadukan kezaliman para pelakunya. Semoga keridhaan Allah bagi Utsman dan semoga Allah memasukkannya ke dalam surga-Nya yang luas bersama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam serta para sahabat-sahabat beliau. Dan beliau wafat pada hari Jumat pagi 12 Dzulhijjah .(Baca juga: Rasulullah Sudah Peringatkan Utsman bin Affan Akan Terbunuh karena Fitnah )
(mhy)
Lihat Juga :