Kisah Tragis Utsman bin Affan (6)

Mimpi Bertemu Nabi dan Kronologi Terbunuhnya Utsman bin Affan

loading...
Mimpi Bertemu Nabi dan Kronologi Terbunuhnya Utsman bin Affan
Ilustrasi/Ist
DI dalam riwayat yang sahih dikisahkan bahwa empat orang dari pemuda Quraisy dikeluarkan dari rumah Utsman bin AffanRadhiyallahu ‘anhu dalam keadaan berlumuran darah dan mereka membela Utsman. Mereka adalah Hasan bin Ali, Abdullah bin Az-Zubair, Muhammad bin Hathib dan Marwan bin Al-Hakam. (HR Ibnu Abdil Bar dalam Al-Istii'aab (bersama Al-Ishabah 3/78) dengan sanad yang hasan).

Di akhir hari pengepungan yaitu dihari terbunuhnya Utsman, beliau tidur kemudian pagi harinya mengatakan: "Biarlah mereka itu membunuhku." (Baca juga: Alasan Utsman bin Affan Tolak Letakkan Jabatan dan Membiarkan Demonstran )

Lalu beliau juga berkata: Aku melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam di dalam mimpi, bersama Abu Bakar dan Umar bin Khattab . Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : "Wahai Utsman, berbukalah bersama kami".

Pada pagi harinya beliaupun berpuasa dan pada hari itu pula beliau terbunuh.

Kronologi pembunuhan
‘Abdurrahman at-Tamimi dalam tulisannya berjudul "Utsman bin Affan Khalifah Yang Terzhalimi" menceritakan pengepungan berlanjut hingga pagi hari Jumat, yang bertepatan dengan 12 Dzulhijjah 35 H. Pada waktu itu Utsman sedang duduk di rumahnya bersama para sahabat yang berjumlah banyak sekali dan selain mereka yang ingin membela dan melindungi beliau dari kebengisan para pendemo tersebut. (Baca juga: Kisah Tragis Utsman bin Affan (4): Prestasi Selama Menjadi Khalifah )



Utsman Radhiyallahu ‘anhu telah memerintahkan mereka untuk keluar dari rumah dan melarang mereka untuk membelanya, namun mereka tetap berkeinginan membela beliau.

Dan terakhir kali, beliau dapat menjadikan mereka menerima perintah beliau, hingga mereka semua keluar dari rumah dan membiarkan beliau sendiri dengan para pendemo itu. Tidak ada yang tersisa di rumah melainkan Utsman dan keluarganya saja. Tidak ada lagi seorang pun yang menjaga Utsman. Lalu beliau membuka pintu rumah. (Lihat juga: 27 HR Ibnu Sa'ad didalam Ath-Thobaqaat 3/70-75, Ibnu Asaakir dalam Tarikh Dimasyq (biografi Utsman) 389-391, Khalifah dalam at-Tarikh 174 dari riwayat Sa'id maula Abu Usaid, dengan sanad yang shahih atau hasan, dan Ibnu Sa'ad dalam Ath-Thobaqaat).

Pada saat itu beliau sedang berpuasa, lalu tiba-tiba masuk seseorang yang tidak disebutkan namanya. Ketika dia melihat beliau dia berkata : "Antara aku dan engkau adalah kitabullah", kemudian dia keluar dan meninggalkan Utsman. (Baca juga: Kisah Tragis Utsman bin Affan (3): Jauh Sebelum Wafat, Rasulullah Minta Utsman Tak Meletakkan Jabatan )



Tidak berselang lama, masuk seseorang dari Bani Sadus yang dijuluki sebagai AlMaut Al-Aswad (Kematian hitam), lalu dia mencekik beliau dan cekikannya seperti tebasan pedang. Dia berkata : "Demi Allah, aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih lembut dari lehernya.

Aku telah mencekiknya, hingga aku melihat nafasnya seperti jin yang mengalir di tubuhnya". (HR Kholifah dalam At-Tarikh 174-175 dari riwayat Abu Sa'id dengan sanad yang sahih atau hasan).

Kemudian dia menebaskan pedangnya kepada beliau, dan Utsman Radhiyallahu ‘anhu pun menangkisnya dengan tangan beliau, hingga terputus.

Lalu Utsman berkata : "Demi Allah, ini adalah tangan yang pertama kali menuliskan ayat-ayat Al-Qur'an".

Yang demikian itu, karena beliau termasuk para penulis wahyu (al-Qur'an) dan beliau termasuk orang pertama yang menulis mushaf dengan didekte langsung oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Beliau terbunuh dan mushaf berada di depan beliau. Darah mengalir dari potongan tangan beliau hingga mengenai mushaf yang berada di depan beliau yang sedang beliau baca. (Baca juga: Kisah Tragis Utsman bin Affan (2): Ketika Rasulullah Bicara dengan Gunung Uhud dan Hira )

Darah tersebut jatuh pada firman Allah QS Al-Baqarah : 137: Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Lihat juga: HR Khalifah dalam At-Tarikh 175, Ibnu Asaakir dalam Tarikh Dimasyq (Biografi Utsman) 4200 dari riwayat Abdullah bin Syaqiq yang bertemu dengan Abdullah Al-Haritsah. Di dalam riwayat ini Abu Harits melihat darah tersebut mengenai mushaf, dan sanadnya sampai kepadanya).

Ketika pembunuh Utsman –orangnya hitam telah selesai, dia mengangkat atau membentangkan tangannya di dalam rumah, seraya berkata: "Akulah pembunuh Na'tsal." Na'tsal adalah julukan yang diberikan oleh para pemberontak kepada Utsman, karena beliau mirip dengan seorang dari Mesir yang bernama Na'tsal, dan dia panjang jenggotnya.

Ruh beliau yang suci itu pun naik kepada Rabnya dengan penuh keridhaan dan mengadukan kezaliman para pelakunya. Semoga keridhaan Allah bagi Utsman dan semoga Allah memasukkannya ke dalam surga-Nya yang luas bersama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam serta para sahabat-sahabat beliau. Dan beliau wafat pada hari Jumat pagi 12 Dzulhijjah .(Baca juga: Rasulullah Sudah Peringatkan Utsman bin Affan Akan Terbunuh karena Fitnah )
(mhy)
cover top ayah
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوۡرِ عِنۡدَ اللّٰهِ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا فِىۡ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوۡمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ مِنۡهَاۤ اَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ‌ ؕ ذٰ لِكَ الدِّيۡنُ الۡقَيِّمُ ۙ فَلَا تَظۡلِمُوۡا فِيۡهِنَّ اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ وَقَاتِلُوا الۡمُشۡرِكِيۡنَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوۡنَكُمۡ كَآفَّةً‌  ؕ وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الۡمُتَّقِيۡنَ
Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzhalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.

(QS. At-Taubah:36)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video