Revolusi Akhlak Habib Rizieq, Bukan Sekadar Etika?

loading...
Revolusi Akhlak Habib Rizieq, Bukan Sekadar Etika?
Habib Rizieq Shihab menyapa pendukungnya. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
IMAM Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengajak umat Islam agar dapat menjalankan revolusi akhlak . Bukan hal yang baru, tentu saja. Terutama bagi umat Islam. Hanya saja, karena perkataan itu dilontarkan Habib Rizieq, figur yang kini tengah menjadi pusat perhatian, figur yang tengah menjadi sorotan, sehingga kata-kata itu menjadi sangat penting dan viral. (Baca juga: Habib Rizieq Usung Revolusi Akhlak, Ini Kata Syaikh Ahmad Al-Misri )

Banyak yang beranggapan revolusi akhlak sebagai barang baru untuk mengimbangi revolusi mental yang pernah dicanangkan Presiden Joko Widodo , yang ternyata juga isu lama yang didaur ulang. Wajar saja, jika ada yang mengatakan bahwa isu revolusi akhlak hanyalah gerakan politik saja.

Revolusi akhlak adalah barang lama bisa ditilik dari hadis

إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.

"Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia".



Begitu bunyi hadis riwayat Al-Hakim (I/48), dari Sahabat Sahl bin Sa’ad. Hadis ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh Imam adz-Dzahabi, lihat Silsilatul Ahaadiits ash-Sha-hiihah (no. 1378).

Arti Akhlak
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata akhlak diartikan sebagai budi pekerti atau kelakuan. Prof Dr Muhammad Quraish Shihab dalam bukunya berjudul "Wawasan Al-Qur'an, Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat" mengatakan kata akhlak walaupun terambil dari bahasa Arab (yang biasa berartikan tabiat, perangai kebiasaan, bahkan agama), namun kata seperti itu tidak ditemukan dalam Al-Quran . (Baca juga: Satgas Covid-19 Terus Petakan Klaster Acara Habib Rizieq )

Yang ditemukan hanyalah bentuk tunggal kata tersebut yaitu khuluq yang tercantum dalam Al-Quran surat Al-Qalam ayat 4. Ayat tersebut dinilai sebagai konsideran pengangkatan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul:

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ



"Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti yang agung" (QS Al-Qalam [68]: 4)

Hanya saja, Quraish mengatakan kata akhlak banyak ditemukan di dalam hadis-hadis Nabi SAW .

Rasulullah SAW juga bersabda:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ.

“Kaum Mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang akhlaknya paling baik di antara mereka, dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada isteri-isterinya.” (Hadis Riwayat At-Tirmidzi (no. 1162), Ahmad (II/250, 472), Ibnu Hibban (at-Ta’liqaatul Hisaan ‘alaa Shahiih Ibni Hibban no. 4164). Lafazh awalnya diriwayatkan juga oleh Abu Dawud (no. 4682), al-Hakim (I/3), dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu. At-Tirmidzi berkata, “Hadits hasan shahih.”)

Baca juga: Kapendam Jaya: Ada Apa dengan Indonesia sampai Revolusi Akhlak?

Rasulullah SAW bersabda:

مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ.

“Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari Kiamat melainkan akhlak yang baik, dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang suka berbicara keji dan kotor.” (HR. At-Tirmidzi (no. 2002) dan Ibnu Hibban (no. 1920, al-Mawaarid), dari Sahabat Abu Darda’ Radhiyallahu anhu. At-Tirmidzi berkata: “Hadits ini hasan shahih.” Lafazh ini milik at-Tirmidzi, lihat Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 876).

Beliau SAW bersabda pula:

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّيْ مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلاَقاً…

“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat majelisnya denganku pada hari Kiamat adalah yang paling baik akhlaknya…” (HR. At-Tirmidzi (no. 2018), ia berkata: “Hadits hasan.” Hadits ini dari Sahabat Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu. Hadits ini ada beberapa syawahid (penguat), lihat Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 791).
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
وَاَنَّهٗ هُوَ اَغۡنٰى وَ اَقۡنٰىۙ
Sesungguhnya, Allah-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.

(QS. An-Najm:48)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video