Mengenal Sifat Allah sebagai al-Mujib
Kamis, 03 Desember 2020 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, jangan berburuk sangka kepada Allah jika ada permohonan atau kebutuhan yang kita rasa terlambat terpenuhi. Jangan kita berburuk sangka kepada Allah jika suatu saat kita berdoa dan berusaha sekuat tenaga, tetapi harapan kita masih belum terwujud.
(Baca juga : Gempar, Harimau Masuk Kampung dan Makan Ternak Lalu Berbaring di Depan Rumah Warga )
Allah adalah al-Mujib: Zat yang Maha Mengabulkan Permohonan. Al-Mujib berasal dari kata ajaba yang berarti menjawab atau jawaban, yaitu membalas pertanyaan; permintaan atau semacamnya.
Ada pula yang menyatakan bahwa kata ini awalnya bermakna memotong; seolah-olah memotong permintaan dengan pengabulan sebelum tuntasnya permintaan tersebut.
(Baca juga : Suara Milenial dan Parpol Islam hingga Partai Pecah, Jadi Sebab PKS Ubah Logo )
Maka pemahaman akan asma al-Mujib akan membawa kita pada pemahaman bahwa tidaklah kita memohon kepada-Nya kecuali dia akan mengabulkan. Dengan pengabulan terbaik, dalam cara maupun prosesnya. Bahkan dia mengabulkan doa sebelum doa tersebut selesai diucapkan. Bahkan sebelum doa itu diucapkan.
Karena sifatnya ini, Allah Ta’ala menganjurkan setiap hamba untuk senantiasa berdoa kepada-Nya. Mahabaik Allah, berbeda dengan raja-raja dunia. Allah sebagai Raja Alam Semesta, justru semakin kita meminta kepada-Nya semakin senang Ia. Karena Allah Ta’ala mempunyai sifat al-Mujib.
(Baca juga : Polri Pastikan Siapapun yang Ingin Pisah dari NKRI Akan Ditindak Tegas )
Wallahu A'lam
(Baca juga : Gempar, Harimau Masuk Kampung dan Makan Ternak Lalu Berbaring di Depan Rumah Warga )
Allah adalah al-Mujib: Zat yang Maha Mengabulkan Permohonan. Al-Mujib berasal dari kata ajaba yang berarti menjawab atau jawaban, yaitu membalas pertanyaan; permintaan atau semacamnya.
Ada pula yang menyatakan bahwa kata ini awalnya bermakna memotong; seolah-olah memotong permintaan dengan pengabulan sebelum tuntasnya permintaan tersebut.
(Baca juga : Suara Milenial dan Parpol Islam hingga Partai Pecah, Jadi Sebab PKS Ubah Logo )
Maka pemahaman akan asma al-Mujib akan membawa kita pada pemahaman bahwa tidaklah kita memohon kepada-Nya kecuali dia akan mengabulkan. Dengan pengabulan terbaik, dalam cara maupun prosesnya. Bahkan dia mengabulkan doa sebelum doa tersebut selesai diucapkan. Bahkan sebelum doa itu diucapkan.
Karena sifatnya ini, Allah Ta’ala menganjurkan setiap hamba untuk senantiasa berdoa kepada-Nya. Mahabaik Allah, berbeda dengan raja-raja dunia. Allah sebagai Raja Alam Semesta, justru semakin kita meminta kepada-Nya semakin senang Ia. Karena Allah Ta’ala mempunyai sifat al-Mujib.
(Baca juga : Polri Pastikan Siapapun yang Ingin Pisah dari NKRI Akan Ditindak Tegas )
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :