Berikut Penyimpangan Kaum Sufi Menurut Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauzi
Sabtu, 05 Desember 2020 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Sufi: Ats-Tsauri dalam Perenungan dan Doa untuk Orang Mati
Tidak dihargainya dunia dan perkembangannya. Apa yang ada di dunia dianggapnya sepele, padahal ayat Al-Qur,an telah menyatakan:
"... dan janganlah kamu melupakan akan nasibmu(kebahagiaanmu) dari (kenikmatan) dunia ..." (QS Al-Qashash: 77).
Pikiran dan teori di atas telah tersebar dan dipraktikkan di mana-mana, dengan dasar dan paham bahwa hal ini bagian dari Islam, ditetapkan oleh Islam, dan ada sebagian, terutama dari golongan intelektual, keduanya belum mengerti benar akan hal itu karena tidak mempelajarinya.
Sekali lagi kita tandaskan, bahwa orang sufi dahulu, selalu menyuruh jangan sampai menyimpang dari garis syariat dan hukum-hukumnya. (bersambung)
Tidak dihargainya dunia dan perkembangannya. Apa yang ada di dunia dianggapnya sepele, padahal ayat Al-Qur,an telah menyatakan:
"... dan janganlah kamu melupakan akan nasibmu(kebahagiaanmu) dari (kenikmatan) dunia ..." (QS Al-Qashash: 77).
Pikiran dan teori di atas telah tersebar dan dipraktikkan di mana-mana, dengan dasar dan paham bahwa hal ini bagian dari Islam, ditetapkan oleh Islam, dan ada sebagian, terutama dari golongan intelektual, keduanya belum mengerti benar akan hal itu karena tidak mempelajarinya.
Sekali lagi kita tandaskan, bahwa orang sufi dahulu, selalu menyuruh jangan sampai menyimpang dari garis syariat dan hukum-hukumnya. (bersambung)
(mhy)
Lihat Juga :