Kisah Mengharukan, Begini Ucapan Para Khalifah dan Orang Saleh Jelang Ajalnya (3)
Sabtu, 12 Desember 2020 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Ketika ajal Bilal bin Rabah telah dekat, istrinya menangis, "Aduh, malang nian!" Bilal menyanggah, "Jangan mengeluh seperti itu. Tetapi katakanlah: "Aduh, bahagianya." Sebab, besok aku akan segera bertemu dengan orang-orang yang aku cintai, yakni Muhammad dan para sahabatnya."
Diriwayatkan bahwa menjelang ajalnya, Abdullah bin Mubarak membuka matanya. Ia tersenyum, lalu membaca ayat: "Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja."
Saat merasa ajal kematiannya hampir tiba, Ibrahim an-Nakh'i menangis. Seorang temannya bertanya, "Kenapa engkau menangis?" Ia menjawab, "Aku sedang menunggu utusan dari Allah yang akan mengabariku, apakah aku akan masuk surga atau neraka."
[Baca Juga: Ucapan Para Khalifah dan Orang Saleh Menjelang Ajalnya (Bagian 2)]
(Bersambung)!
Sumber:
Dibalik Tabir Kematian karya Imam Al-Ghazali
Diriwayatkan bahwa menjelang ajalnya, Abdullah bin Mubarak membuka matanya. Ia tersenyum, lalu membaca ayat: "Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja."
Saat merasa ajal kematiannya hampir tiba, Ibrahim an-Nakh'i menangis. Seorang temannya bertanya, "Kenapa engkau menangis?" Ia menjawab, "Aku sedang menunggu utusan dari Allah yang akan mengabariku, apakah aku akan masuk surga atau neraka."
[Baca Juga: Ucapan Para Khalifah dan Orang Saleh Menjelang Ajalnya (Bagian 2)]
(Bersambung)!
Sumber:
Dibalik Tabir Kematian karya Imam Al-Ghazali
(rhs)
Lihat Juga :