Ketentuan Allah Ta'ala Tentang Musibah, Hikmah atau Akibat Dosa?

loading...
Ketentuan Allah Taala Tentang Musibah, Hikmah atau Akibat Dosa?
Balasan minimal bagi seorang Muslim yang tertimpa musibah, sekecil apapun musibah tersebut, maka Allah akan menghapuskan kesalahannya. Foto dok SINDONEWS .
Setiap insan muslim wajib memahami bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala memiliki banyak hikmah dalam pengaturan makhluk-Nya. Hikmah Allah Ta'ala tersamarkan dari pemahaman kebanyakan manusia, baik dari kalangan para ulama, lebih-lebih orang awam.

Allah Ta'ala memiliki hikmah sesuai dengan keluasan ilmu-Nya yang mutlak. Bahkan, dalam setiap musibah yang menimpa seorang hamba, pada hakikatnya Allah mengirim sinyal-sinyal agar muslimin mengambil hikmah di dalamnya.

(Baca juga: Aktualisasi Akhlak Muslim, Jujur dalam Perkataan dan Perbuatan )

Hikmah dari akibat musibah dan bencana bagi manusia sering kali dirahasiakan oleh-Nya. Oleh karena itu, manusia terkadang bisa menangkap satu hikmah, tetapi tersamarkan baginya sekian banyak hikmah yang lain.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu :

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tiadalah seorang muslim yang ditimpa musibah dalam bentuk kelelahan, sakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, dan kecemasan, melainkan Allah menghapuskan darinya segala kesalahan dan dosa, hingga duri yang menusuknya juga menjadi penghapus dosa.” (HR. al-Bukhari)

(Baca juga: Asy-Syifa’ binti Abdullah, Ilmuwan Perempuan Pertama Dalam Islam )

Kebanyakan manusia lalai mengharapkan pahala ketika mereka tertimpa musibah-musibah kecil seperti tertusuk duri, terkena sakit ringan (flu, batuk ), atau ketika mereka lelah karena bekerja seharian misalnya, baik seorang Ayah yang bekerja di luar rumah ataupun Ibu yang mengerjakan pekerjaan rumah tangga kesehariannya dan juga hal-hal lainnya sebagaimana yang disebutkan pada hadits di atas.

Padahal dalam semua hal tersebut, mereka memiliki peluang untuk mendapatkan kebaikan selain kepastian dihapuskannya kesalahan-kesalahan mereka. Sudah selayaknya bagi seorang Muslim agar selalu menghadirkan niat & mengharapkan pahala di Setiap musibah yang ia alami, baik kecil maupun besar.
halaman ke-1
cover top ayah
وَذَرُوۡا ظَاهِرَ الۡاِثۡمِ وَبَاطِنَهٗ‌ؕ اِنَّ الَّذِيۡنَ یَکْسِبُوۡنَ الۡاِثۡمَ سَيُجۡزَوۡنَ بِمَا كَانُوۡا يَقۡتَرِفُوۡنَ
Dan tinggalkanlah dosa yang terlihat ataupun yang tersembunyi. Sungguh, orang-orang yang mengerjakan (perbuatan) dosa kelak akan diberi balasan sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.

(QS. Al-An’am:120)
cover bottom ayah
preload video