Ini Kewajiban Seorang Hamba Ketika Bencana Menimpa

loading...
Ini Kewajiban Seorang Hamba Ketika Bencana Menimpa
Meskipun Allah sudah mengatur kehidupan dan segala apa pun yang akan terjadi pada hamba-Nya di dunia ini, Allah memberikan keleluasaan kepada manusia untuk mengajukan permohonan, keinginan dan harapan kepada-Nya. Foto ilustrasi/ist
Kehidupan manusia tentu saja tidak selalu lancar dan mudah. Kadang manusia mengalami rasa gembira , kemudian ditimpa kesedihan. Bahkan, ada juga yang ditimpa musibah yang berat . Artinya, hidup kadang berada dalam kemudahan dan kadang berada dalam kesulitan .

Namun, yang harus disadari bahwa kesedihan atau musibah semua datang dari Allah Ta'ala. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui, lagi Maha Kuasa melakukan apa saja. Dalam seluk beluk kehidupan manusia, Allah sudah mengaturnya dan mengetahui apa-apa yang akan dialami hamba-Nya.

Baca juga: Mengucapkan Salam yang Tepat dan Ganjaran Pahalanya

Dari setiap kisah sedih dan duka manusia Allah tahu. Meskipun Allah sudah mengatur kehidupan dan segala apa pun yang akan terjadi pada hamba-Nya di dunia ini, Allah memberikan keleluasaan kepada manusia untuk mengajukan permohonan, keinginan dan harapan kepada-Nya.



Allah Ta'ala suka kepada hamba yang selalu berdoa pada-Nya. Dan Allah Ta'ala memang memberikan perintah untuk berdo’a kepada-Nya. Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk senantiasa berdo’a kepada-Nya untuk setiap apa yang kita perlukan, karena do’a adalah ibadah.

Baca juga: Jenis Sujud dalam Islam dan Bacaan Doa Saat Mengamalkannya

Maka kewajiban seorang hamba ketika bencana atau musibah menimpa adalah dengan memperbanyak do'a. Berdoa'a pada Allah Ta'ala agar dilindungi dari bencana-bencana atau musibah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Do’a adalah ibadah”. (HR. Abu Daud, Shahih).

Dan Allah Ta’ala berfirman :
halaman ke-1
cover top ayah
وَ ذَا النُّوۡنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنۡ لَّنۡ نَّـقۡدِرَ عَلَيۡهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنۡ لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنۡتَ سُبۡحٰنَكَ ‌ۖ اِنِّىۡ كُنۡتُ مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ‌
Dan ingatlah kisah Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim."

(QS. Al-Anbiya:87)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video