Terfitnah Lelaki
Rabu, 17 Februari 2021 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
Allah Ta'ala berfirman,
"....dan katakanlah kepada para wanita yang beriman, “Hendaknya mereka menahan sebagian pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka...." (QS. An-Nur: 30)
Bagi perempuan muslimah, menundukkan pandangan mata adalah langkah awal atau gerbang, pintu pertama untuk memelihara rasa malunya.
Baca juga: Kasus COVID-19 Global Turun 17%, Satgas: Ini Sejalan Dengan Perkembangan Indonesia
Hal ini juga disampaikan di dalam hadis dari Rasulullah Shallallahu alihi wa sallam Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan (yang diharamkan). (HR. Bukhari dan Muslim)
Allah memberikan perintah untuk menjaga pandangan mata bukanlah tanpa alasan atau hal yang sia-sia belaka. Hal ini tentu saja ada orientasi dan tujuan yang ingin dicapai. Menjaga pandangan mata membuat manusia akan selalu sadar, fokus, dan terhindar dari segala macam kemaksiatan. Pandangan mata adalah awal dari segala macam aktivitas, jika manusia tidak mampu untuk menjaganya, maka akan sulit untuk bisa berkah pandangannya.
Baca juga: Kantong Plasma Konvalesen Terbatas, Ini Strategi Mengatasinya
Karena itu muslimah, di zaman penuh fitnah ini, termasuk fitnah laki-laki yang telah marak di dunia nyata dan di dunia maya, kita perlu senjata pamungkas agar fitnah itu tidak melanda dan memporak-porandakan hati dengan tetap menjaga hati, menjaga mata dari sumber-sumber fitnah, lebih sibuk menuntut ilmu syar'i, mulai menata hati agar tetap istiqamah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah serta memperbanyak zikir dan doâ agar Allah Ta'ala selalu menjaga kita.
Baca juga: Dicek Bunda, BLT Rp2,7 Triliun Sudah Cair Lewat Kantor Pos
Wallahu A'lam
"....dan katakanlah kepada para wanita yang beriman, “Hendaknya mereka menahan sebagian pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka...." (QS. An-Nur: 30)
Bagi perempuan muslimah, menundukkan pandangan mata adalah langkah awal atau gerbang, pintu pertama untuk memelihara rasa malunya.
Baca juga: Kasus COVID-19 Global Turun 17%, Satgas: Ini Sejalan Dengan Perkembangan Indonesia
Hal ini juga disampaikan di dalam hadis dari Rasulullah Shallallahu alihi wa sallam Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan (yang diharamkan). (HR. Bukhari dan Muslim)
Allah memberikan perintah untuk menjaga pandangan mata bukanlah tanpa alasan atau hal yang sia-sia belaka. Hal ini tentu saja ada orientasi dan tujuan yang ingin dicapai. Menjaga pandangan mata membuat manusia akan selalu sadar, fokus, dan terhindar dari segala macam kemaksiatan. Pandangan mata adalah awal dari segala macam aktivitas, jika manusia tidak mampu untuk menjaganya, maka akan sulit untuk bisa berkah pandangannya.
Baca juga: Kantong Plasma Konvalesen Terbatas, Ini Strategi Mengatasinya
Karena itu muslimah, di zaman penuh fitnah ini, termasuk fitnah laki-laki yang telah marak di dunia nyata dan di dunia maya, kita perlu senjata pamungkas agar fitnah itu tidak melanda dan memporak-porandakan hati dengan tetap menjaga hati, menjaga mata dari sumber-sumber fitnah, lebih sibuk menuntut ilmu syar'i, mulai menata hati agar tetap istiqamah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah serta memperbanyak zikir dan doâ agar Allah Ta'ala selalu menjaga kita.
Baca juga: Dicek Bunda, BLT Rp2,7 Triliun Sudah Cair Lewat Kantor Pos
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :