Pesan Habib Umar Bin Hafizh di Bulan Rajab

loading...
Pesan Habib Umar Bin Hafizh di Bulan Rajab
Ulama besar Hadhramaut Yaman, Al-Habib Umar Bin Hafizh saat menghadiri sebuah majelis ulama. Foto/Ist
Hari ini kita memasuki hari ketujuh bulan Rajab bertepatan Jumat 19 Februari 2021. Semua ulama sepakat bahwa bulan Rajab memiliki keutamaan besar yang diagungkan Allah dan Rasul-Nya.

Rajab memang identik dengan bulan bertobat dan memperbanyak istighfar sembari berdoa agar disampaikan kepada bulan Ramadhan. Salah satu keistimewaan bulan-bulan haram (Zulqa'dah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab) adalah dilipatgandakannya pahala setiap amal. Dan setiap dosa yang dilakukan di bulan Rajab akan dilipatgandakan dengan ganjaran berlipat.

Baca Juga: Bolehkah Menggabungkan Puasa Rajab dan Qadha Puasa Ramadhan?

Ulama besar Hadhramaut Yaman Al-Habib Umar Bin Hafizh setiap bulan Rajab selalu memberi pesan dan mengingatkan umat Islam agar bersemangat dalam beramal saleh. Habib Umar menyebutkan ada 11 langkah amalan yang hendaknya diraih di bulan Rajab.

Hendaknya bagi setiap kaum Muslimin untuk tidak menyia-nyiakan keutamaan bulan yang sangat mulia ini dengan beberapa perkara. Berikut pesan Habib Umar dikutip dari media sosial:

1. Perbanyak membaca Istighfar dan bertaubat dengan sebenar benarnya taubat.

2. Kesungguhan di dalam mengejar ridho Allah dengan melaksanakan ketaatan, dan meninggalkan kemaksiatan yang dilarang Allah.

3. Mengintrospeksi keadaan dirinya kemudian memperbaikinya serta membangun kehidupannya di atas peneladanan Nabi Muhammad shallahu 'alaihi wa ala 'alihi wa sohbihi wa sallam.

4. Memperhatikan keadaan dirinya dalam menjalankan kewajiban yang Allah wajibkan kepadanya secara detail dan di dalam menjalankan sunnah sunnah serta rawatib, dan memperhatikan kehadiran hatinya di dalam menjalankan semua itu.

5. Berusaha untuk selalu sholat berjamaah di shaf pertama dan berusaha untuk selalu mendapatkan takbiratul ihram setelah imam.

6. Hendaknya memiliki saham yang besar di dalam membaca Al-Qur'an, mentadaburi ayat-ayatnya, serta dalam mengamalkan tuntunannya.

7. Merutinkan pembacaan dzikir dipagi dan sore hari dan dzikir seusai sholat lima waku.

8. Memperhatikan dirinya dalam bergaul yang baik dengan rumahtangga, sahabat, teman, keluarga, tetanggga dan kepada seluruh mahluk.

9. Berpuasalah di bulan ini, khususnya pada hari Senin dan Kamis, dan juga di Ayyamuk Biidh (13, 14, 15 di bulan hijriah).

10. Hendaknya memiliki saham besar dalam bersedekah dan memenuhi hajat orang-orang faqir dan miskin, dan berbuat paik kepada mereka.

11. Hendaknya mengambil kesempatan emas di malam-malam bulan Rajab ini untuk beribadah, khususnya di waktu malam terakhir. Maka alangkah baiknya jika di bulan ini kita berada di dalam keadaan yang mulia di saat akhir malam, dimana Allah berfirman: (dan di saat sahar (akhir malam) mereka meminta pengampunan) dan Allah juga berfirman: (orang yang selalu menginfakkan hartanya dan yang meminta pengampunan di malam hari), dan Allah juga berfirman (Sesungguhnya mereka sebelumnya adalah orang orang yang baik, yang sedikit dari malam malamnya tertidur dan di malam hari selalu beristgfar meminta pengampunan Allah).

Kita memohon kepada Allah untuk memberikan bagian besar dari kemuliaan malam-malam bulan yang mulia ini, dan menjadikan kita dari hamba hamba yang diterima ibadahnya dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان وأعِنا على الصيام والقيام

Ya ALLAH berikanlah keberkahan untuk kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan dan bantulah kami untuk bisa berpuasa dan menghidupkan malam Ramadhan.

Wallahu A'lam

Baca Juga: Amalan dan Zikir di Bulan Rajab
(rhs)
cover top ayah
وَلَيۡسَتِ التَّوۡبَةُ لِلَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ‌ ۚ حَتّٰۤى اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الۡمَوۡتُ قَالَ اِنِّىۡ تُبۡتُ الۡـــٰٔنَ وَلَا الَّذِيۡنَ يَمُوۡتُوۡنَ وَهُمۡ كُفَّارٌ ‌ؕ اُولٰٓٮِٕكَ اَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابًا اَ لِيۡمًا
Dan tobat itu tidaklah diterima Allah dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, barulah mengatakan, “Saya benar-benar bertobat sekarang.” Dan tidak pula diterima tobat dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.

(QS. An-Nisa:18)
cover bottom ayah
preload video