Rajin Sholat Tapi Dikumpulkan Bersama Orang yang Tidak Sholat, Ini Sebabnya

loading...
Rajin Sholat Tapi Dikumpulkan Bersama Orang yang Tidak Sholat, Ini Sebabnya
Orang yang menjaga sholat adalah mereka yang istiqomah mengerjakannya dan mengajak keluarganya untuk sholat. Foto/Ist
Sholat adalah kewajiban setiap muslim yang berakal dan baligh. Apabila sholatnya baik maka baik pula amalan lainnya. Mereka yang menjaga sholat berjamaah tepat waktu akan mendapat kemuliaan berupa surga yang dijanjikan Allah.

Pertanyaannya, bagaimana yang dimaksud orang yang sholat dan menjaga sholat? Al-Habib Ahmad bin Umar bin Smith mengatakan yang maknanya adalah seperti ini:

Apakah hukum orang yang gemar menyambung silaturrahim dengan memberikan bantuan, hubungan baik dan penghiburan, akan tetapi ia tidak pernah menanyakan kepada mereka bagaimana keadaan agama, mereka tidak pula mengajarkan agama kepada mereka?

Baca Juga: Utsman Bin Affan: 9 Kemuliaan Bagi yang Shalat Tepat Waktu



Apakah ia akan dikumpulkan di Hari Kiamat bersama dengan orang yang menyambung silaturahim atau bersama orang yang memutus silaturahim? Tanyalah kepada ulama mengenai ini sehingga kalian tidak tertipu dalam masalah ini.

Syekh Ibnu Atha'illah As-Sakandari dalam Kitabnya At-Tanwir mengatakan bahwa: "Orang yang sholat dan menjaga shalat, akan tetapi ia memiliki keluarga yang tidak sholat, tidak memerintahkan mereka untuk sholat, tidak pula menegur atau mengucilkan mereka maka ia tidak akan dikumpulkan bersama orang-orang yang shalat. Kelak ia akan dikumpulkan bersama orang-orang yang meninggalkan shalat. Walaupun ia selalu sholat di awal waktu, berjamaah dan di shaf pertama."

Maka tegakkanlah perintah Allah di kalangan keluarga kalian, seretlah mereka ke surga. Jika tidak, mereka yang akan menyeretmu ke neraka. Na'udzubillahi min dzalik.

Baca Juga: Ustaz Budi Ashari: Terkadang Keras itu Bukti Sayang

Referensi:
Kitab Majmu' Kalam Habib Ahmad bin Umar bin Smith
(rhs)
cover top ayah
وَلَا تُصَلِّ عَلٰٓى اَحَدٍ مِّنۡهُمۡ مَّاتَ اَبَدًا وَّلَا تَقُمۡ عَلٰى قَبۡرِهٖ ؕ اِنَّهُمۡ كَفَرُوۡا بِاللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ وَمَاتُوۡا وَهُمۡ فٰسِقُوۡنَ‏
Dan janganlah engkau (Muhammad) melaksanakan shalat untuk seseorang yang mati di antara orang-orang munafik, selama-lamanya dan janganlah engkau berdiri mendoakan di atas kuburnya. Sesungguhnya mereka ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik.

(QS. At-Taubah:84)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video