Ustaz Budi Ashari: Terkadang Keras itu Bukti Sayang

Senin, 23 November 2020 - 10:16 WIB
loading...
Ustaz Budi Ashari: Terkadang...
Ustaz Budi Ashari, dai yang juga pakar sejarah Islam. Foto/Ist
A A A
Setiap muslim diperintah untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari berbuat kemungkaran. Dalam bahasa Arab, istilah ini disebut amar ma'ruf nahi munkar .

Al-Qur'an menyeru kita untuk berdakwah mengajak kepada kebaikan dan memberi peringatan sebagaimana firman-Nya:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِوَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh untuk berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS Ali Imran: Ayat 104).

(Baca Juga: Ibadah Paling Dicintai Allah: Silaturahim, Amar Ma'ruf, dan Nahi Munkar )

Dalam Surah Luqman , Allah mengabadikan kisah Luqman mengajarkan anaknya dalam beramar makruf. "Wahai anakku! Laksanakanlah shalat dan suruhlah manusia berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting." (QS Luqman: 17)

Muncul pertanyaan, apalah sikap keras dan tegas dipekernankan dalam hal ini? Sebenarnya tidak rumit memahaminya. Karena itupun kita lakukan dengan kesadaran. Bukankah, saat salah seorang yang kita cintai melakukan kesalahan bahkan dosa, kita akan bersikap tegas bahkan keras.

"Mengapa? Karena kita mencintai dan mengasihinya. Karena kita tidak ingin ia terjatuh dalam kesalahan yang berujung kecelakaan," kata Dai yang juga pakar sejarah Islam, Ustaz Budi Ashari dalam postingan terbarunya di berandaFacebook, kemarin.

Sebaliknya, justru bukti anda sudah tak lagi menyayanginya ketika anda biarkan dia berbuat semaunya. Baik tanpa penghargaan. Salah tanpa teguran. Karena sayang mesti berekspresi.

Kata Ustaz Budi Ashari , itulah bukti kasih sayang. Tidak usah khawatir. Dalam petunjuk Nabi, tegas dan keras itu ada aturan dan kadar yang harus diperhatikan. Tidak boleh asal melakukannya tanpa mengetahui ilmunya. Fa'tabiru Ya Ulil Abshar (Maka ambillah pelajaran wahai orang-orang yang punya wawasan).

(Baca Juga: Penuhi 5 Syarat Ini Jika Ingin Menegakkan Amar Makruf Nahi Munkar )

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Menang Lelang, Komunitas...
Menang Lelang, Komunitas Muslim Indonesia Akan Bangun Gedung Dakwah di Australia
Menyeru Kebaikan, Begini...
Menyeru Kebaikan, Begini Saran Imam Al Ghazali
Hukum Berdiam Diri Melihat...
Hukum Berdiam Diri Melihat Kezaliman Menurut Islam
Rekomendasi
Jawaban Menakutkan Mengapa...
Jawaban Menakutkan Mengapa Sungai Colorado Tidak Lagi Mencapai Laut Terkuak
Ribuan Meteorit di Antartika...
Ribuan Meteorit di Antartika Ditakdirkan Hilang Selamanya
Imam Masjidil Haram...
Imam Masjidil Haram dari Indonesia Cuma 3 Ulama Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya
Artikel Terkini
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Infografis
Ilmuwan Beberkan Bukti...
Ilmuwan Beberkan Bukti Ilmiah Bumi Berada di Ambang Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved