Jadikan Segala Sesuatu Bernilai Zikir
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
الَّذِيۡنَ يَذۡكُرُوۡنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوۡدًا وَّعَلٰى جُنُوۡبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُوۡنَ فِىۡ خَلۡقِ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هٰذَا بَاطِلًا ۚ سُبۡحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka. (QS Ali 'Imran: 191).
Baca juga: Istana Bilang Kerumunan saat Kunjungan Kerja Jokowi ke NTT Spontanitas
Dan perkara yang tidak diragukan lagi bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah manusia yang paling kuat dan sering berzikir kepada Allah; oleh karena itu Allah memberkahi usia, amalan, ucapan, dan perbuatan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam."
Sedangkan Asy-Syaikh ‘Abdullah Alu Bassam rahimahullah dalam kitab 'Taudhih al-Ahkam' berkata,
الذكر جلاء القلوب وصقالها وهو باب الله الأعظم المفتوح بينه وبين عبده ما لم يغفله العبد بغفلته وهو روح الأعمال فإذا خمل العبد عن الذكر كان كالجسد الذي لا روح فيه.
"Zikir adalah penerang dan pembersih hati, pintu Allah yang paling besar yang dibuka antara Dia dan hamba-Nya selama hamba tersebut tidak lalai serta zikir juga merupakan rohnya amalan. Apabila seorang hamba melemah dari berzikir, maka dia seperti jasad yang tidak memiliki roh."
Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-12 Resmi Dibuka, Simak Syaratnya!
wallahu A'lam
"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka. (QS Ali 'Imran: 191).
Baca juga: Istana Bilang Kerumunan saat Kunjungan Kerja Jokowi ke NTT Spontanitas
Dan perkara yang tidak diragukan lagi bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah manusia yang paling kuat dan sering berzikir kepada Allah; oleh karena itu Allah memberkahi usia, amalan, ucapan, dan perbuatan beliau shallallahu 'alaihi wa sallam."
Sedangkan Asy-Syaikh ‘Abdullah Alu Bassam rahimahullah dalam kitab 'Taudhih al-Ahkam' berkata,
الذكر جلاء القلوب وصقالها وهو باب الله الأعظم المفتوح بينه وبين عبده ما لم يغفله العبد بغفلته وهو روح الأعمال فإذا خمل العبد عن الذكر كان كالجسد الذي لا روح فيه.
"Zikir adalah penerang dan pembersih hati, pintu Allah yang paling besar yang dibuka antara Dia dan hamba-Nya selama hamba tersebut tidak lalai serta zikir juga merupakan rohnya amalan. Apabila seorang hamba melemah dari berzikir, maka dia seperti jasad yang tidak memiliki roh."
Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-12 Resmi Dibuka, Simak Syaratnya!
wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :