Tabarruk dan Anjuran Ziarah ke Makam Orang Saleh

Selasa, 02 Maret 2021 - 18:07 WIB
loading...
Tabarruk dan Anjuran...
Ratusan peziarah ngalap berkah di Makam Sayyid Ahmad Al-Badawi, seorang wali Qutub dan pendiri tarikat Badawiyyah di wilayah Tanta, Mesir. Foto/dok egypttoday
A A A
Tabarruk (التَبَرُّک) berasal dari kata barokah. Di Indonesia sering disebut dengan "ngalap berkah" artinya mengambil kebaikan dan keberkahan. Tabarruk ini telah dipraktikkan di zaman sahabat Nabi dan para Tabiin juga setelahnya.

Di antaranya menghambil berkah dari rambut Nabi, mencium makam Nabi atau berziarah ke makam orang-orang saleh. Tabarruk ini merupakan bagian dari bab Wasilah.

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُزَهِّدُ فِي الدُّنْيَا وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ

"Dulu aku pernah melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang, silakan ziarah karena sungguh ziarah kubur dapat membuat kalian zuhud di dunia dan dapat mengingatkan kalian kepada akhirat." (HR Ibnu Majah)

Baca Juga: 12 Dalil Berdoa dengan Tawassul (Bagian 6/Tamat)

Dalam kitab "Siyar A'lam an-Nubala" jilid 21 halaman 212, karya Imam Adz-Dzahabi tertulis yang artinya: "Abdullah bin Ahmad (anak Imam Ahmad ibn Hanbal) berkata: 'Saya telah melihat ayahku (Imam Ahmad ibn Hanbal) mengambil sehelai rambut dari rambut-rambut Rasulullah صلى الله عليه وسلم, lalu ia meletakkan rambut itu di mulutnya; ia menciuminya. Dan aku juga melihatnya meletakan rambut tersebut di matanya, dan ia juga mencelupkan rambut tersebut pada air lalu meminumnya untuk tujuan mencari kesembuhan dengannya.

Aku juga melihat ayahku mengambil wadah (bejana/piring) milik Rasulullah, beliau memasukannya ke dalam air, lalu beliau minum dari air tersebut. Aku juga melihatnya meminum dari air zamzam untuk mencari kesembuhan dengannya, dan dengan air zamzam tersebut ia mengusap pada kedua tangan dan wajahnya. Aku (adz-Dzahabi) katakan: Mana orang yang keras kepala mengingkari Imam Ahmad?? Padahal telah jelas bahwa Abdullah (putra Imam Ahmad) telah bertanya kepada ayahnya sendiri (Imam Ahmad) tentang orang yang mengusap-usap mimbar Rasulullah dan ruang (makam) Rasulullah; lalu Imam Ahmad menjawab: "Aku tidak melihat itu suatu yang buruk (artinya boleh)". Semoga kita dihindarkan oleh Allah dari paham-paham sesat Khawarij dan para ahli bid'ah."

Bolehkah Mencium Makam Nabi dan Mengusapnya?
Dalam Kitab yang berjudul "Mu’jam asy Syuyukh" jilid 1 hal 73 karya Imam adz-Dzahabi –salah seorang murid Ibnu Taimiyah–, menyebutkan: "Imam Ahmad pernah ditanya tentang mengusap makam Nabi dan menciumnya; dan beliau melihat bahwa melakukan perkara itu bukan suatu masalah (artinya boleh).

Jika dikatakan: Bukankah para sahabat tidak pernah melakukan itu? Jawab: Karena mereka melihat langsung Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan bergaul dengannya, mereka mencium tangannya, bahkan antar mereka hampir "ribut" karena berebut sisa/tetesan air wudhunya, mereka membagi-bagikan rambut Rasulullah yang suci pada hari haji akbar. Bahkan apabila Rasulullah mengeluarkan ingus maka ingusnya tidak akan pernah jatuh kecuali di atas tangan seseorang (dari sahabatnya) lalu orang tersebut menggosok-gosokan tangannya tersebut ke wajahnya.

Tidakkah engkau melihat apa yang dilakukan oleh Tsabit al Bunani? Beliau selalu mencium tangan Anas ibn Malik dan meletakannya pada wajahnya, beliau berkata: "Inilah tangan yang telah menyentuh tangan Rasulullah. Perkara-perkara semacam ini tidak akan terjadi pada diri seorang muslim kecuali karena dasar cintanya kepada Rasulullah".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bacaan Tawassul Tahlil,...
Bacaan Tawassul Tahlil, Lengkap dalam Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan
Hari ke-40 Peringatan...
Hari ke-40 Peringatan Wafatnya Hussein: 21,5 Juta Jemaah Syiah Ziarah ke Karbala
Teolog Ini Menghubungkan...
Teolog Ini Menghubungkan Ibadah Haji dalam Islam dengan Millah Ibrahim
Catatan Haji, Syaikh...
Catatan Haji, Syaikh M A Kholwadia: Ziarah Bukan Monopoli Islam
Misteri Jendela di Depan...
Misteri Jendela di Depan Makam Nabi Muhammad SAW yang Selalu Terbuka sejak 1.400 Tahun Silam
Bacaan Doa Ziarah Kubur...
Bacaan Doa Ziarah Kubur dan Yasin, Arab, Latin dan Bahasa Indonesia
Rekomendasi
Biografi Ibnu Khaldun,...
Biografi Ibnu Khaldun, Bapak Sosiologi dan Ilmu Sejarah dari Islam
7 Hewan yang Memanfaatkan...
7 Hewan yang Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi
Fenomena Alam Unik,...
Fenomena Alam Unik, Pelangi Berbentuk Mahkota Hiasi Langit Hainan
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
Fakta Fenomena Hujan...
Fakta Fenomena Hujan Meteor Berbahaya Bagi Bumi dan Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved