Orang Mati Disiksa karena Tangisan Orang yang Hidup

Rabu, 03 Maret 2021 - 07:31 WIB
loading...
Orang Mati Disiksa karena...
Ilustrasi/Ist
A A A
Ketika Umar bin Khattab r.a. ditikam, Shuhaib masuk ke rumah Umar sambil menangis dan berseru, “Duh malangnya saudaraku, duh malangnya sahabatku!”

Umar berkata, “Hai Shuhaib, apa kau menangis karena aku, padahal Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh orang mati diazab karena tangisan keluarganya.”

Baca juga: Ditahan di Dalam Kubur Gara-gara Masih Punya Utang Ketika Hidup

Aisyah r.a. mengingkari bahwa Rasulullah SAW mengatakan hal itu. Dalam Shahih al-Bukhari disebutkan bahwa Ibn Abbas menuturkan kepada Aisyah apa yang dikatakan Umar, setelah Umar wafat. Aisyah menyahut, “Semoga Allah memberi rahmat kepada Umar! Demi Allah, Rasulullah SAW tidak memberitakan bahwa Allah akan menyiksa seorang mukmin hanya karena keluarganya menangisinya, tetapi Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh Allah akan menambah azab kepada orang kafir karena keluarganya menangisinya.' Cukuplah bagi kalian Al-Quran, Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain (QS Fathir: 18).”

Hadis diriwayatkan oleh Bukhari, bab "Jenazah", subbab “Sabda Nabi saw.: Mayat Diazab Karena Keluarganya Menangisinya”. Lihat Fath al-Bari, II, h. 151. Hadis ini juga diriwayatkan oleh Muslim. Lihat Jami" alUshud, XL, h. 92

Aisyah memberikan lebih dari satu penakwilan terhadap hadis Umar tersebut. Hal ini terdapat dalam kitab-kitab Shahih dan Sunan?

Buku Ensiklopedia Kiamat karya Dr. Umar Sulaiman al Asygar menjelaskan di sini ada dua permasalahan. Pertama, apakah Nabi SAW benar mengucapkan hadis tersebut Al-Qurthubi mengatakan, “Pengingkaran Aisyah dan anggapan bahwa perawi itu salah, lupa atau mendengar dari sebagian saja dan tidak mendengar sebagian lainnya, sungguh jauh. Sebab, para sahabat yang meriwayatkan makna hadis ini banyak. Karena itu, tak ada alasan untuk menolaknya bila ada kemungkinan menafsirkannya dengan benar.” (Fah al-Bari, III, h. 154)

Kedua, bagaimana ia diazab karena keluarga menangisinya padahal itu bukan perbuatannya. Allah berfirman, “Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain”!

Para ulama memberikan beberapa jawaban mengenai hal ini. Yang terbaik di antaranya adalah jawaban Bukhari. Beliau berkata, “Maksud ucapan Nabi SAW bahwa orang mati diazab karena ia ditangisi ialah jika tangisan itu termasuk kebiasaannya, sehingga keluarganya mengikuti. Allah Swt. berfirman, Peliharalah diri dan keluargamu dari api neraka” (QS at-Tahrim: 6)

Baca juga: Kuburan Busuk Abu Lahab: Begini Bengisnya Keluarga Si Gendut Ini kepada Nabi SAW

Nabi bersabda, “Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya.' Jika bukan kebiasaannya, maka seperti kata Aisyah, "Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain " (QS Fathir: 18)

Di antara ulama yang berpendapat seperti Bukhari adalah Imam Tirmidzi. Beliau meriwayatkan hadis dari Umar dengan redaksi: “Orang mati diazab karena keluarganya menangisinya.”

Beliau mengatakan, “Hadis Umar berderajat hasan sahih. Segolongan ulama menilai makruh menangisi orang mati. Mereka berkata, “Orang mati diazab karena keluarganya menangisinya. Mereka berpendapat sesuai dengan hadis di atas. Ibn alMubarak berkata, “Kuharap, jika memang beliau (Umar) melarang semasa hidupnya, hal itu tidak menjadi beban atasnya.”

Interpretasi ini juga menjadi pendapat Imam Qurthubi. Beliau berkata:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Kumpulan Hadis Nabi...
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Huru-hara di Ambang...
Huru-hara di Ambang Kiamat : Nubuat Nabi SAW Mulai Terbukti?
Konflik Global & Nubuwat:...
Konflik Global & Nubuwat: Benarkah Perang AS-Israel vs Iran Adalah Al-Malhamah Al-Kubra?
Rekomendasi
Topan Lupit Terjang...
Topan Lupit Terjang 3 Wilayah, Warga Jepang Diminta Waspada
Ausralia Sebut Kepulauan...
Ausralia Sebut Kepulauan Cocos Semakin Terancam Hilang Ditelan Ombak
Ilmuwan Menemukan Dunia...
Ilmuwan Menemukan 'Dunia Sponge Bob' Jauh di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
Ilmuwan Terkejut Lihat...
Ilmuwan Terkejut Lihat Potongan Otak Manusia Hidup selama 12 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved