Hati-hati dengan Si Pencuri Sholat Ini

Jum'at, 12 Maret 2021 - 06:49 WIB
loading...
Hati-hati dengan Si...
Selain rukuk, sujud yang terburu-buru ketika sholat, inilah yang mencuri dalam sholat. Foto istimewa
A A A
Muslimah, mencuri biasanya ditujukan kepada perbuatan seseorang yang mengambil hak orang lain . Lalu, mencuri dalam sholat berarti mengambil haknya sendiri. Alangkah meruginya orang yang melakukan hal itu. Mengapa demikian? Dan mengapa ada si pencuri sholat?

Baca juga: Fakhitah binti Abi Thalib, Saksi Sejarah Perjalanan Isra Mi'raj Nabi SAW

Pada umumnya, mencuri yang kita tahu adalah mencuri barang orang lain tanpa sepengetahuannya seperti uang, motor, mobil dan lain-lain. Lantas mengapa ada si pencuri sholat dan untuk apa dia mencurinya? Istilah mencuri dalam sholat merujuk pada sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam,

“Sejahat-jahatnya pencuri adalah yang mencuri dari sholatnya.” Para sahabatnya bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari shalat?” Rasulullah menjawab, “Dia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya.” (HR. Ahmad).

Baca juga: Setan Tertawa Terbahak-bahak Ketika Manusia Berperilaku Seperti Ini

Mengapa begitu? Karena shalat adalah kewajiban untuk kita, didalamnya juga berisi do'a untuk kita bahkan gerakannya juga memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan kita. Nah, jika kita terburu-buru sehingga rukuk dan sujud kita tidak sempurna, maka kita telah mencuri nikmat dari Allah untuk kita.

Dalam dalil lain, Rasulullah melarang menunaikan sholat dengan terburu-buru. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu berkata, “Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam melarangku bersujud dengan cepat seperti halnya ayam yang mematuk makanan, menoleh-noleh seperti musang, dan duduk seperti kera.”

Baca juga: Mengqadha Sholat yang Terlupa, Bagaimana Tata Caranya?

Tak hanya sebagai larangan, mereka yang menunaikan sholat dengan tergesa-gesa akan meninggal dalam keadaan bukan sebagai muslim. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis.

“Kamu melihat orang ini, jika dia mati, maka matinya tidak termasuk mengikuti agama Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam, dia menyambar shalatnya seperti burung elang menyambar daging.” (HR. Ibnu Huzaimah).

Baca juga: Unpad Masuk 500 Kampus Terbaik Dunia versi THE Emerging Economics 2021

Agar tidak menjadi salah satu pencuri dalam shalat, maka hendaknya kita memenuhi rukun-rukun shalat. Dalam kitab 'Safinatun Najah' karya Syekh Salim ibn sumair al-hadrami terdiri dari 17 poin. Dalam hal ini, rukuk dan sujud mempunyai perhatian lebih. Rukuk dan sujud yang tidak sempurna akan membuat sholat menjadi tidak sah.

Pada suatu kisah diceritakan bagaimana sahabat diminta mengulang shalatnya oleh Rasulullah akibat tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Diriwayatkan ada seorang lelaki yang masuk ke dalam masjid saat Rasulullah sedang duduk. Lalu ia menunaikan sholat hingga selesai dan memberi salam kepada Rasulullah. Kemudian Rasulullah menjawab, “Ulangi sholatmu, karena (sesungguhnya) kamu belum sholat!”

Baca juga: Nostalgia Ketika Bus Tingkat Merajai Jakarta, Ngak Miring Ngak Asyik

Lantas lelaki tersebut mengulangi sholatnya. Setelah itu ia datang kepada rasul dan dijawab dengan jawaban yang sama, “Ulangi sholatmu, karena kamu belum sholat!”

Kemudian lelaki tersebut mengulangi sholatnya hingga tiga kali, dan sebanyak tiga kali juga Rasulullah mengulangi perkataanya. Pada sholat yang terakhir, si lelaki berkata bahwa sholat yang tadi ialah sholat terbaiknya. Ia tak tahu alasan apa yang membuat Rasulullah mengatakan ibadahnya tidak sempurna.

Baca juga: Optimisme untuk KPIG di Lido, Sandiaga: Buka 100.000 Pekerjaan, Hary Tanoe: Tarik 4 Juta Turis/Tahun!

“Jika kamu berdiri untuk sholat maka bertakbirlah, lalu bacalah ayat yang mudah dari Al Qur’an. Kemudian rukuklah hingga benar-benar thuma’ninah (tenang) dalam ruku’, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak (lurus), kemudian sujudlah sampai engkau thuma’ninah dalam sujud, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk hingga thuma’ninah dalam keadaan dudukmu. Kemudian lakukanlah semua itu di seluruh sholat (rakaat) mu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari riwayat di atas, Rasulullah menekankan untuk melakukan rukuk dan sujud dengan tenang. Rasulullah memerintahkan untuk melakukan rukuk dan sujud yang disempurnakan dengan thuma’ninah.

“Kemudian rukuklah dan thuma’ninahlah ketika rukuk.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Pemuda Pancasila Inisiasi Gerakan Sejuta Sajadah, Puan: Ini Bentuk Gotong-royong

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pencuri dalam Salat,...
Pencuri dalam Salat, Siapa Dia? Begini Penjelasannya
Hati-hati, 2 Gerakan...
Hati-hati, 2 Gerakan Ini Bisa Membuat Kita Jadi Pencuri Sholat
Rekomendasi
Cekungan Saint Croix,...
Cekungan Saint Croix, Ilmuwan Sebut Keajaiban Irigasi dari Peradaban yang Terlupakan
3 Fakta Orbit Planet...
3 Fakta Orbit Planet di Tata Surya yang Sesuai dengan Penjelasan di Al Quran
Pulau Terbesar di Dunia...
Pulau Terbesar di Dunia Menyusut dan Terus Bergeser
Artikel Terkini
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved