Hikmah Isra Miraj di Era Covid-19
Sabtu, 27 Maret 2021 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Ungkapan ini tidak bertendensi merendahkan keyakinan orang lain. Yang saya sampaikan adalah pemahaman saya sebagai seorang Muslim tentang kenapa terjadi perbedaan-perbedaan di antara agam-agama dunia.
Dengan demikian Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertemu semua para Nabi dan Rasul pada malam Isra Mi’raj mengindikasikan bahwa mereka semua sesungguhnya telah hadir ke atas dunia ini dengan misi yang sama. Yaitu membawa ajaran Allah untuk menusia bernama Islam.
Pemahaman bahwa agama sejatinya satu sebenarnya sangat logis. Logikanya adalah bahwa Tuhan hanya satu. Kemanusiaan (fitrah atau hati) menusia juga semua sama. Maka pastinya akan logis jika petunjuk atau ajaran dari Tuhan yang satu untuk kemanusiaan yang satu itu satu atau tunggal.
Namun, demikian kita tetap menghargai jika sebagian manusia memahaminya berbeda. Di situlah arti dari saling memahami dan toleransi. Bahwa manusia punya kecenderungan kuriositas (curiosity) dan kebebasan berpikir. Sehingga pada akhirnya semua manusia punya hak untuk memutuskan tentang apa yang dianggap benar dan terbaik dalam hidupnya.
Tapi bagi sekali lagi, keyakinan seorang Muslim mengatakan bahwa agama itu satu. Yaitu agama yang mengajarkan berserah diri secara mutlak kepada Pencipta langit dan bumi. Dan itulah sesungguhnya makna Islam.
(bersambung)
Baca Juga: Isra Miraj di Era Covid-19
Dengan demikian Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertemu semua para Nabi dan Rasul pada malam Isra Mi’raj mengindikasikan bahwa mereka semua sesungguhnya telah hadir ke atas dunia ini dengan misi yang sama. Yaitu membawa ajaran Allah untuk menusia bernama Islam.
Pemahaman bahwa agama sejatinya satu sebenarnya sangat logis. Logikanya adalah bahwa Tuhan hanya satu. Kemanusiaan (fitrah atau hati) menusia juga semua sama. Maka pastinya akan logis jika petunjuk atau ajaran dari Tuhan yang satu untuk kemanusiaan yang satu itu satu atau tunggal.
Namun, demikian kita tetap menghargai jika sebagian manusia memahaminya berbeda. Di situlah arti dari saling memahami dan toleransi. Bahwa manusia punya kecenderungan kuriositas (curiosity) dan kebebasan berpikir. Sehingga pada akhirnya semua manusia punya hak untuk memutuskan tentang apa yang dianggap benar dan terbaik dalam hidupnya.
Tapi bagi sekali lagi, keyakinan seorang Muslim mengatakan bahwa agama itu satu. Yaitu agama yang mengajarkan berserah diri secara mutlak kepada Pencipta langit dan bumi. Dan itulah sesungguhnya makna Islam.
(bersambung)
Baca Juga: Isra Miraj di Era Covid-19
(rhs)
Lihat Juga :