Tiga Tingkatan Tobat, Menurut Kyai Said Aqil Siroj

Rabu, 20 Mei 2020 - 17:00 WIB
loading...
Tiga Tingkatan Tobat,...
KH Said Aqil: Sufi juga tidak mempunyai warna tertentu. Warna seorang sufi seperti air, tergantung tempatnya. Foto/dok SINDOnews
A A A
Pintu Ramadhan akan segera tutup kembali. Hanya menyisakan sedikit hari saja. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengingatkan bahwa bulan kesembilan ini setidaknya mengandung tiga hal penting.

Pertama, Ramadhan merupakan bulan jihad . Sebab, pada tahun kedua Hijriyah di bulan ini, Nabi Muhammad pertama kali berjuang melawan kemusyrikan.

Kedua, Ramadhan juga disebut sebagai bulan ijtihad . Sebab, di bulan ini pula, Nabi Muhammad menerima wahyu perintah untuk membaca, iqra bismi rabbika lladzi khalaq.

Ketiga, atau puncaknya, Ramadhan adalah bulan mujahadah. Hal ini mengingat bulan ini menjadi kesempatan umat Islam untuk meningkatkan spiritualitasnya.

Baca juga: Said Aqil Siroj: Tidak Usah Panik Hadapi Covid-19

"Terutama kita warga NU, memperkuat, mempertajam, menyiapkan dirinya agar bisa menjadi manusia yang mempunyai ketajaman spiritual, mempunyai kekuatan spiritual, pangkat derajat rohaniah qolbiyah dengan melakukan ibadah, taqarrub, taabbud, sedekah, dan lain-lain di kesempatan bulan Ramadan ini," katanya, saat menjadi narasumber pada Silaturahim Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sedunia, Selasa (19/5/2020).

Menyitir Al-Qur’an surat Al-Hadid ayat 16, Kiai Said menegaskan bahwa Allah tidak menanyakan berapa ratus rakaat yang telah dilakoni, berapa juta atau miliiar yang telah disedekahkan, atau berapa masjid yang telah dibangun, bukan juga berapa kali haji atau umrah. Akan tetapi, Allah menanyakan perihal kekhusyukan hati dalam beribadah.

"Yang ditanyakan, ‘Wahai orang beriman, kapan kamu memiliki hati yang khusyuk, hati yang bisa menjadi tempat bersemayamnya kebenaran?'" kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan itu.

Baca juga: NU Peduli Covid-19, Said Aqil: Kita Berjuang Lahir dan Batin

Kiai Said menjelaskan bahwa puncaknya kebenaran adalah Allah itu sendiri, hakikat kebenaran. Hal itu, dapat dicapai dengan mengenyahkan hawa nafsu, baik syahwat, marah, egoistis, ambisius, ataupun hedonis. "Hawa nafsu harus kita kendalikan. Jangan berbalik kita dikendalikan oleh hawa nafsu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menag Nasaruddin Umar:...
Menag Nasaruddin Umar: NU Mampu Menjembatani Peradaban Timur dan Barat
Bacaan Zikir Bulan Rajab,...
Bacaan Zikir Bulan Rajab, Rabbighfirli Warhamni Watub Alayya Beserta Artinya
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
Di Hadapan Pemimpin...
Di Hadapan Pemimpin Agama Dunia, KH Cholil Nafis Sebut Peran Tokoh Agama Wujudkan Perdamaian
Minta Pemerintah Cabut...
Minta Pemerintah Cabut Monopoli Fatwa Halal, LPOI Sampaikan 5 Pernyataan Sikap
Tobat karena Menyembunyikan...
Tobat karena Menyembunyikan Kebenaran Menurut Syaikh Al-Qardhawi
Rekomendasi
Fosil 565 Juta Tahun...
Fosil 565 Juta Tahun Ini Ungkap Sejarah Evolusi Bumi
Penelitian Terbaru Sebut...
Penelitian Terbaru Sebut Arus Sirkulasi Samudra Atlantik Menurun, Ini Dampaknya
Fenomena Efek Stadion...
Fenomena Efek Stadion Badai Erin Kategori 5 Curi Perhatian Dunia
Artikel Terkini
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved