Pesan Ustaz Adi Hidayat Bagi yang Berusia 40 Tahun

loading...
Pesan Ustaz Adi Hidayat Bagi yang Berusia 40 Tahun
Ustaz Adi Hidayat, Dai yang juga Direktur Quantum Akhyar Institute. Foto/Ist
Dai yang juga Direktur Quantum Akhyar Institut Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyampaikan nasihat indah kepada mereka yang berusia 40 tahun saat Tabligh Akbar virtual RS Sari Asih. UAH menjelaskan rahasia dibalik umur 40 tahun.

"40 menjadi angka yang istimewa dalam Islam. 40 menjadi penanda diangkatnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم pada usia 40 tahun. 40 ini menjadi sangat istimewa baik usia seseorang maupun pengabdian," kata UAH membuka ceramahnya.

Baca Juga: Ada Apa dengan Usia 40 Tahun? Ini Penjelasannya

Jadi, kalau ada orang berproses dari kecil sampai dewasa itu masih proses. Ketika sudah terasa kematangan mulai kuat daya pikirnya, nalarnya dan puncaknya adalah 40 tahun. Pertanyaannya, ketika seseorang berusia 40 tahun apa yang harus dilakukan?

Maka lakukanlah sebagaimana Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu, yaitu meminta bimbingan dan petunjuk agar mampu mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah.

1. Meminta bimbingan kepada Allah agar mampu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan.
2. Bertaubat kepada Allah dan mengintrospeksi diri.
3. Tawakkal kepada Allah.



Kata UAH, Tauhid itu mengarahkan segala aktivitas yang kita kerjakan karena Allah. Aktivitas yang dalam bahasa Arab yaitu amal akan bernilai apabila menjadi amal saleh. Pertanyaannya apakah setiap aktivitas kita karena Allah?

Saleh itu suasana kebaikan yang diridhai oleh Allah. Apakah pekerjaan anda pernah diniatkan karena Allah? Yang akan kita bawa pulang adalah hasil dari amal saleh yang kita lakukan di dunia.

Ketika perbuatan dibenarkan dan bernilai di sisi Allah itu namanya hasanah. Untuk mendapatkan hasanah tidak terbatas hanya amalan ritual saja. Tetapi dari bangun tidur sampai tidur lagi kalau diniatkan karena Allah akan mendatangkan kebaikan (hasanah).

Silakan cek, semua aktivitas orang Islam dari bangun tidur sampai tidur lagi bersanding ada doanya. Minimal setiap beraktivitas mengucap bismillaah atau secara lengkap "bismillaahirrahmanirrahiim".

Bonus yang diberikan oleh Allah di antaranya diberikan pahala dan diberikan pertolongan-Nya. Amal terbagi 2 yaitu (1) Amal yang diridhai Allah, (2) Amal yang tidak diridhoi Allah.

"Ketika kita sadar akan kembali ke hadapan Allah dan masih ada kekurangan, maka orang yang cerdas akan memanfaatkan sisa umurnya," kata UAH.

Tanda perbuatan yang diridhai Allah:
1. Menjaga hubungan baik dengan Allah pada aspek Hablumminallah.
Hablumminallah terbagi 2 yaitu menjaga perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya.

2. Menjaga hubungan baik dengan makhluk-makhluk Allah.
Penyakit yang tidak bisa diobati secara medis adalah penyakit hati. Ketika manusia mengatakan tidak mungkin, kita punya Allah dan berdoalah memohon kepada Allah pemilik segala kemungkinan yang tidak terbatas.

UAH mengajak kita agar dalam beraktivitas jangan pernah jauh dari Allah. Setiap muslim wajib menjadikan seluruh aktivitasnya bernilai di sisi Allah. Inilah salah satu rahasia ketika kita diberi umur 40 tahun, artinya agar kita mendekat kepada Allah.

Kalau kita rajin sholat fardhu dan sunnah, Allah akan berikan kekuatan pada tubuh kita. Menjalankan hukum Allah itu tidak menurunkan status dunia kita.

Indahnya Islam itu memberikan bimbingan dalam segala-aktivitas dan keberkahan tanpa menurunkan status dunia. Setiap muslim diingatkan agar memanfaatkan umurnya. Coba kita renungkan umur yang sudah kita capai sekarang, berapa banyak umur yang bermanfaat?

Ketika berusia 40 tahun, maka jadikanlah itu sebagai momentum untuk dekat kepada Allah, memperbaiki diri dan berkomitmen menjaga hubungan baik dengan Allah dan makhluk-Nya.

Hakikat sukses itu harusnya semakin membuat hidup kita menjadi berkah. Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan bagi kita dan menjadikan kita orang yang bersyukur di sisa usia kita.

Baca Juga: Rahasia Umur 40 Tahun yang Jarang Diketahui Orang
(rhs)
cover top ayah
مَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ حَرۡثَ الۡاٰخِرَةِ نَزِدۡ لَهٗ فِىۡ حَرۡثِهٖ‌ۚ وَمَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ حَرۡثَ الدُّنۡيَا نُؤۡتِهٖ مِنۡهَا وَمَا لَهٗ فِى الۡاٰخِرَةِ مِنۡ نَّصِيۡبٍ
Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya (keuntungan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat.

(QS. Asy-Syura:20)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!