Refleksikan Pandemi, Muslim Indonesia Canberra Kuatkan Silaturahmi

Selasa, 27 April 2021 - 11:09 WIB
loading...
Refleksikan Pandemi, Muslim Indonesia Canberra Kuatkan Silaturahmi
Pengajian online dan offline, muslim Indonesia di Canberra dan jaringan alumni. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komunitas muslim di Canberra, Australia menguatkan silaturahmi menggunakan media virtual. Silaturahmi antar muslim Indonesia di Canberra dan juga alumni kampus-kampus di Canberra ini dalam rangka memaknai pandemi. Silaturahmi ini sekaligus refleksi dan pengajian Ramadhan, dengan narasumber Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.A, pada Minggu (25/04/2021) lalu.



Lebih lanjut, Masnun Tahir menjelaskan betapa Rasullulah sangat mewant-wanti untuk menjaga ukhuwwah di antara kita. “Agar terjaga hablum minallah, hablum minannaas, dan hablum minal alam selalu dijaga. Sehingga ancaman bagi orang-orang yang memutus silaturahmi, tidak akan mendapatkan surga. Jadi besar sekali manfaat kita untuk bersilaturahmi,” terangnya.

Masnun menjelasnya, bahwa pandemi saat ini menjadi coban kita semua, maka penting untuk menjaga dan menguatkan silaturahmi.

“Bayangkan, kalau kita hidupnya bertahun-tahun isolasi mandiri, tidak ada teman bicara. Seperti itulah, ada argumen teologisnya jelas. Jadi kalau kita tidak menjaga keseimbangan silaturahmi, maka akan terjadi kerusakan. Dhaharal fasadu fil barri wal bahri, itu jelas sekali. Jadi akan terjadi kerusakan, maka yang rugi kita semua sebagai manusia. Bahwa, manusia yang tadinya diharapkan menjadi khalifah fil ardhi, akan tetapi malah sebaliknya di muka bumi ini,” ungkap Masnun yang juga penggerak Nahdlatul Ulama di Nusa Tenggara Barat itu.

Tuan Guru Masnun Thahir mengajak kepada semua pihak untuk saling menjaga nilai kekeluargaan dan silaturahmi. “Di antara hukum-hukum Islam itu kan tidak menyulitkan, laa yukallifu Allaha illa wus’aha. Allah itu tidak menyulitkan, Islam tidak menyulitkan,” jelasnya.

Sitta Rosdaniah, alumni ANU Canberra yang saat ini mengabdi di Kementerian BUMN, mengungkapkan bahwa penting bagi semua pihak untuk saling mengakrabkan. “Intinya saat ini kita semua harus berkolaborasi. Ada banyak hal penting yang perlu dikolaborasikan, kita sinergi untuk menguatkan potensi yang ada,” ungkap Sitta.

Bagi Sitta, yang pernah menjadi Sekretaris PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand itu, silaturahmi dan connecting the line, merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas hidup kita semua di masa kini, apalagi di tengah cobaan pandemi. Ia mengajak semua pihak untuk terus menjalin komunikasi dan berkolaborasi demi kebaikan.
(maf)
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2204 seconds (0.1#10.140)