5 Tanda Lailatul Qadar, Salah Satunya Malam Sejuk dan Terang

loading...
5 Tanda Lailatul Qadar, Salah Satunya Malam Sejuk dan Terang
Hanya orang-orang pilihan yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah yang akan mendapatkan Lailatul Qadar. Foto ilustrasi/Ist
Lailatul Qadar adalah malam yang sangat dinantikan oleh umat muslim mengingat keutamannya lebih baik dari 1000 bulan. Bisa dibayangkan, betapa beruntungnya jika kita mendapatkan malam istimewa tersebut.

Rasulullah shallalallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang keutamaan malam tersebut.

تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان

"Carilah malam Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir Ramadhan." (HR Al-Bukhari)

Sayangnya tidak semua orang bisa mendapatkan keberkahan tersebut. Hanya orang-orang pilihan yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah yang akan mendapatkannya.



Sebagaimana pesan Nabi, Lailatul Qadar terdapat pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, tepatnya pada malam ganjil (malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29). Meski tidak ada yang tahu secara pasti kapan turunnya Lailatul Qadar, ada baiknya kita mengenali tanda-tandanya.

Lima Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar:

1. Udara yang Sejuk dan Tenang
Malam Lailatul Qadar sangatlah istimewa ditandai dengan udara yang sejuk dan tenang. Ibnu Abbas radliyallahu'anhu berkata: Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah." (Hadist Hasan)

2. Malam yang Terang, Tidak Ada Hujan
Tanda lain dari malam Lailatul Qadar dapat dirasakan dengan suasana malam yang sejuk, terang, tidak berawan, tidak ada hujan, dan angin berembus lembut. Sebagaimana sebuah hadits dari Watsilah bin al-Asqo' dari Rasulullah: "Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)." (HR at-Thabrani)

3. Bulan Muncul dalam Posisi Separuh
Tanda lain yang bisa dikenali sebagai malam Lailatul Qadar adalah munculnya bulan dalam posisi separuh. Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu pernah berkata: "Kami pernah berbincang tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau berkata: "Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan" (HR. Muslim)

4. Matahari Cerah Pagi Harinya
Tanda akan datangnya malam Lailatul Qadar bisa dilihat keesokan harinya, yakni: Cahaya matahari cerah namun lebih lembut, dan sinarnya tidak menyengat hingga siang hari. Dari Ubay bin Ka'ab radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah bersabda: "Keesokan hari malam Lailatul Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar terang" (HR Muslim)

5. Perasaan Bahagia Bagi Umat Islam
Umat muslim yang tengah beribadah demi mendapatkan Lailatul Qadar akan merasakan sesuatu yang indah, yakni: perasaan bahagia, tenang dan kenikmatan saat bermunajat. Hal itu berbeda dengan malam-malam lainnya.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Lailatul Qadar, Berikut Pesan Buya Yahya

Berikut Doa yang Dianjurkan
Saat malam Lailatul Qadar, "Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: "Berdoalah, Allahumma Innaka 'Afuwwun Tuhibbul 'Afwa Fa'fu 'Anni (Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)

Setelah mengetahui tanda-tanda malam istimewa Lailatul Qada r di atas, hendaknya kita semakin bersungguh-sungguh beribadah. Jangan sampai 10 hari terakhir Ramadhan ini kita bermalas-malasan atau terlena sibuk mengurusi persiapan lebaran. Semoga kita termasuk orang yang beruntung mendapatkan Lailatul Qadar.

Wallahu A'lam

Baca Juga: 4 Orang Ini Tidak Akan Mendapatkan Lailatul Qadar, Siapa Saja?
(rhs)
cover top ayah
وَ مَنۡ يَّعۡمَلۡ سُوۡٓءًا اَوۡ يَظۡلِمۡ نَفۡسَهٗ ثُمَّ يَسۡتَغۡفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوۡرًا رَّحِيۡمًا
Dan barangsiapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

(QS. An-Nisa:110)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!