Nasihat Habib Umar, Ini Terapi Hati Agar Benci Kemaksiatan

loading...
Nasihat Habib Umar, Ini Terapi Hati Agar Benci Kemaksiatan
Ulama Hadhramaut Yaman, Al-Habib Umar Bin Hafizh ketika menghadiri majelis para ulama dan habaib. Foto/Ist
Maksiat adalah perbuatan yang sangat dibenci Allah Ta'ala karena telah melanggar perintah-Nya. Itu sebabnya orang yang suka bermaksiat jauh dari rahmat Allah kecuali ia bertobat dan menyesali perbuatannya.

Bagaimana terapi agar benci dengan maksiat? Dalam Jalsah Itsnain Majelis Rasulullah (MR) Jawa Barat, Habib Quraisy Baharun menyampaikan nasihat guru mulia Al-Habib Umar Bin Hafizh (ulama Hadhramaut Yaman).

Seseorang pernah bertanya kepada Habib Umar Bin Hafizh, "Ya Habib, apa saja yang dapat menyebabkan hati menjadi teguh dalam meninggalkan maksiat?"

Habib Umar menjawab: "Hati seseorang mukmin dapat menjadi teguh dan kokoh untuk meninggalkan maksiat dengan cara menetap di tempat pelarian yang benar!" (Fafirruu ila Allah, Berlarilah menuju Allah).

Untuk dapat menggapainya, tempuhlah cara-cara berikut:
1. Renungkanlah akibat buruk dari dosa, bahayanya, dampak negatifnya, tempat kembalinya menjijikkan, dan berakhir dengan buruk.
2. Menjauh dari pelaku dosa dan jangan dengarkan perkataannya.
3. Bersedang-sedang dalam makan, minum dan berpakaian. Sederhanalah, jauhi kenyang dan berlebih-lebihan.



Para ulama menyebutkan, bahwa menjaga diri dari maksiat, bisa dilakukan dengan cara menjaga 4 hal dari 4 hal yang lain.
1. Menjaga perut dari kekenyangan.
2. Menjaga mata dari memandang (menjaga pandangan dari maksiat).
3. Menjaga lisan dari bicara (hal yang tidak bermanfaat).
4. Menjaga hati dari berpikir (hindari pikiran negatif).

Baca Juga: Bahaya Khamar (Miras), Seorang Ahli Ibadah Tergelincir ke Dalam Maksiat
(rhs)
cover top ayah
وَاَنَّهٗ هُوَ اَضۡحَكَ وَاَبۡكٰىۙ
Sesungguhnya Allah-lah yang menjadikan orang bisa tertawa dan menangis. 

(QS. An-Najm:43)
cover bottom ayah
preload video