Kisah Anak Yatim dan Pelajaran Berlebaran dari Rasulullah SAW

Sabtu, 15 Mei 2021 - 14:14 WIB
loading...
Kisah Anak Yatim dan...
Ilustrasi/Ist
A A A
Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad as-Syakir al-Khuwairy (salah satu ulama abad ke-13) dalam kitab Durratun Nashihin (hal. 278), mengisahkan salah satu hadis riwayat Anas bin Malik yang menceritakan sosok anak yatim yang bersedih di hari raya Idul Fitri . Kemudian, karena iba, Rasulullah SAW pun mengasuhnya.

Baca juga: Armand Maulana Jadi Imam Salat Idul Fitri di Inggris

Dikisahkan, suatu ketika Rasulullah berangkat untuk melaksanakan salat ‘Id. Di perjalanan, beliau melihat begitu banyak anak-anak bermain dengan cerianya. Tapi, Rasulullah terkejut begitu di hadapannya ada seorang anak kecil seorang diri dengan pakaian kumal sembari menangis.

Merasa iba, Rasulullah SAW pun bertanya, “Wahai anak kecil, apa yang membuatmu menangis. Kenapa tidak ikut bermain bersama teman-temanmu?”

Kebetulan anak kecil itu tidak tahu, bahwa yang di hadapannya adalah Sang Rasul. Anak itu menjawab, “Wahai laki-laki di hadapanku, ayahku telah meninggal saat mengikuti suatu peperangan bersama Rasulullah. Setelah itu, ibuku menikah lagi dan memakan semua harta-hartaku. Lalu bapak tiriku mengusirku dari rumah.”

“Sejak itu, aku pun tidak lagi memiliki makanan, minuman, pakaian dan rumah. Ketika telah sampai hari ini (Idul Fitri), aku melihat begitu banyak anak-anak berbahagia dengan ayah-ayah mereka. Aku pun sedih dan menangis.”

Setelah mendengar penjelasan anak yatim tadi, Rasulullah merasa begitu iba dan bermaksud untuk merawatnya. “Wahai anak kecil, bersediakah jika aku menjadi bapakmu, ‘Aisyah menjadi ibumu, Ali menjadi pamanmu, Hasan dan Husein menjadi kedua saudara laki-lakimu, dan Fatimah menjadi saudara perempuanmu?” tawar Rasulullah.

Baca juga: Viral, Anak Gaza Abaikan Bom Israel dan Melompat Kegirangan Rayakan Idul Fitri

Anak itu pun tahu, bahwa laki-laki yang di hadapannya itu adalah Rasulullah. “Bagaimana mungkin aku tidak senang wahai Rasulullah,” jawab sang anak dengan penuh gembira.

Nabi pun membawanya pulang ke rumahnya. Memberinya pakaian yang indah, memberi makan sampai kenyang, menghiasinya dan memberinya minyak wangi yang harum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
DKM Masjid Al Ikhlas...
DKM Masjid Al Ikhlas CMC Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Maja, Lebak
Bagaimana Hukum Menyantuni...
Bagaimana Hukum Menyantuni Anak Yatim Nonmuslim?
Kemenag Salurkan Bingkisan...
Kemenag Salurkan Bingkisan Rp310,8 Miliar untuk 2 Juta Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
Agung Sedayu Group Gelar...
Agung Sedayu Group Gelar Bukber Bersama 1.000 Anak Yatim
Rayakan Milad ke-68,...
Rayakan Milad ke-68, Attaqwa Gelar Zikir hingga Santunan kepada 1.000 Anak Yatim dan Duafa
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Disebut Lebaran Anak Yatim?
Rekomendasi
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Gudang Es Pertama di...
Gudang Es Pertama di Dunia Ditemukan, Ilmuwan: Ini Penyelamat Iklim Bumi
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
Artikel Terkini
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Infografis
Mengenal Latto-Latto,...
Mengenal Latto-Latto, Fenomena Permainan Anak yang Tengah Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved