Bercadar Karena Ilmu atau Tren, Ini Pembedanya!

Kamis, 27 Mei 2021 - 12:42 WIB
loading...
Bercadar Karena Ilmu...
Banyak kaum muslimah saat ini memakai cadar. Entah karena tengah tren atau sudah mengetahui ilmi syariatnya. Namun ada cara yang bisa membedakan dua jenis bercadar ini. Foto dok SINDOnews
A A A
Pemandangan perempuan bercadar saat ini sudah tidak aneh. Kian banyak kaum muslimah tidak malu-malu lagi mengenakan pakaian yang menutup aurat tersebut. Namun, soal cadar para ulama memang ada perbedaan pendapat, ada yang menghukuminya wajib dengan sejumlah dalil, sebagian lainnya mengatakan sunnah dengan berbagai dalil pula.

Baca juga: Allah Haramkan Neraka Bagi yang Melakukan Amalan Ini

Namun, yang dibahas di sini tidak akan diuraikan tentang dalil-dalil tersebut, hanya cara membedakan antara perempuan yang bercadar karena mengetahui ilmunya dan yang mengenakannya karena ikut-ikutan tanpa mempelajari ilmunya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya:

1. Mengenakan kaus kaki

Perempuan yang bercadar karena tahu ilmunya dipastikan selalu mengenakan kaus kaki dan legging. Itu untuk mencegah aurat tersingkap saat beraktivitas. Mereka juga dipastikan mengenakan gamis atau rok. Bukan celana, apalagi celana jin. Sementara yang tidak berilmu, biasanya tidak mengenakan kaus kaki dan legging. Saat pakaiannya tertiup angin, auratnya kelihatan.

2. Dilakukan bertahap

Pada kebanyakan perempuan, penggunaan cadar dilakukan secara bertahap sambil belajar dan memperdalam ilmu agama. Biasanya dimulai dengan semacam masker. Lama kelamaan, setelah siap mental, semakin meningkat pula jenis cadar yang digunakan.

Baca juga: Dosa Jariyah yang Perlu Diketahui Muslimah dan Dalilnya

Ada yang sampai mengenakan burka, mata pun tertutup kain tipis. Tidak semua orang yang memperdalam ilmu agama, berani mengenakan cadar. Sementara yang ikut-ikutan tiba-tiba saja mengenakan cadar tanpa belajar lebih dahulu.

3. Hanya menutup wajah bagi non-mahram

Perempuan yang mengenakan cadar sebenarnya tidak tertutup sama sekali dengan sekelilingnya. Cadar hanya digunakan untuk menjaga diri dari laki-laki nonmahram. Dengan sesama perempuan, mereka berinteraksi tanpa mengenakan cadar, tentu saja di ruangan tertutup yang tidak terdapat laki-laki asing. Jika ada laki-laki, wajahnya kembali ditutup.

Baca juga: Punya Sensor Canggih, Pesawat Intai Israel Bisa Gocek Radar Malaysia dan Indonesia

4. Tidak berduaan dengan laki-laki asing

Ini juga jadi salah satu pembeda. Mereka yang mengenakan cadar karena paham ilmunya tidak akan berduaan dengan laki-laki nonmahram. Apalagi dalam Islam, berkhalwat atau berduaan antara laki-laki dan wanita nonmahram, terlarang. Komunikasi pun terbatas pada yang dibolehkan, misalnya untuk urusan jual beli dan hal lain yang dibolehkan syariat.

Misalnya, perempuan bercadar boleh saja membeli barang dan berbicara dengan pedagang atau pemilik toko. Sedangkan, perempuan yang bercadar karena ikut-ikutan mungkin saja masih bersenda gurau dengan laki-laki nonmahram.

Baca juga: Inilah Cara Mendeteksi Naik Turunnya Iman

5. Hanya mau dibonceng oleh mahram

Hampir sulit menemukan perempuan bercadar membonceng pada ojek motor, baik online maupun yang konvensional. Kalaupun menggunakan ojek, maka pengemudinya dipastikan perempuan juga. Mereka hanya mau dibonceng oleh mahram, seperti suami, saudara, ayah, dan yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis. Mereka tidak akan membonceng kepada ipar laki-laki karena termasuk nonmahram.

6. Tidak bertamu atau menerima tamu laki-laki

Sebagai bagian dari menjaga diri, perempuan bercadar yang belajar ilmunya, dipastikan tidak akan bertamu ke rumah yang hanya ada laki-laki nonmahram. Begitu pula sebaliknya, tidak akan menerima tamu laki-laki jika suaminya atau mahramnya sedang tidak berada dalam rumah.

Baca juga: Aksi Boikot Dimulai, Buruh Geruduk Kantor Pusat Indomaret

Jika tamu wanita datang dengan mahramnya, wanita bercadar juga bersama mahramnya, biasanya pertemuan berlangsung di tempat terpisah. Wanita berbincang sesama wanita dan laki-laki berbincang dengan laki-laki. Mereka tidak bercampur baur mengobrol dalam ruangan yang sama.

7. Tidak bersalaman dengan laki-laki asing

Perempuan bercadar tidak akan bersalaman dengan laki-laki asing. Sebenarnya ini tidak hanya dilakukan wanita bercadar, salah satu dalilnya adalah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bahwa tertusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, lebih baik daripada menyentuh wanita.

Baca juga: Usai Gerhana Bulan, kawasan Pesisir Utara Jakarta Terendam Banjir Rob

8. Tidak mengenakan pakaian mencolok dan tidak bergaya di Medsos

Salah satu tanda yang membedakan perempuan yang bercadar karena paham ilmu dan yang sekadar ikut-ikutan adalah warna pakaiannya. Wanita yang mengenakan cadar ideologis tidak memilih warna cerah, semisal pink, oranye, dan warna menarik lainnya. Umumnya mengenakan warna hitam, biru tua, hijau tua, dan warna lain yang tidak menonjol.

Perempuan yang memahami subtansi cadar juga tidak akan mengunggah fotonya yang sementara bergaya atau foto selfie ke media sosial. Apalagi berfoto bareng dengan laki-laki yang bukan mahram, walaupun merupakan tokoh idola, semisal dai kondang. Kalaupun ada foto bareng dengan sesama wanita, biasanya hanya jadi koleksi pribadi, bukan untuk diunggah ke media sosial seperti Facebook atau Instagram.

Baca juga: Bongkar Poligami Uje, Ummi Pipik Hanya Khawatir Putrinya Jalin Hubungan dengan Lelaki Sedarah

Wallahu 'Alam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Model Busana Muslimah,...
5 Model Busana Muslimah, Kenali Perbedaannya!
Bolehkah Salat Memakai...
Bolehkah Salat Memakai Cadar? Begini Pendapat 4 Mazhab
Seputar Cadar: Berikut...
Seputar Cadar: Berikut Ini Pendapat 4 Mazhab
Hukum Bercadar Ketika...
Hukum Bercadar Ketika Salat, Begini Penjelasan Ulama Mazhab
Kisah Ibu Muda Inggris:...
Kisah Ibu Muda Inggris: Pemabuk yang Masuk Islam Lalu Mengenakan Niqab
Mesir Larang Penggunaan...
Mesir Larang Penggunaan Niqab yang Menutupi Wajah di Sekolah
Rekomendasi
Prof Agus Purwanto Ungkap...
Prof Agus Purwanto Ungkap Ini Mengapa Negara Islam Kalah dengan Barat
Struktur Kuno Berukuran...
Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa Ditemukan di Dasar Samudra Pasifik
Gempa Turki dan Suriah,...
Gempa Turki dan Suriah, UNESCO: Warisan Budaya dan Sejarah Dunia dalam Bahaya
Artikel Terkini
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved