Selamat Datang Dzulqa'dah, Bulan Larangan Berbuat Aniaya

loading...
Selamat Datang Dzulqadah, Bulan Larangan Berbuat Aniaya
Bulan Dzulqadah diharamkan untuk berperang atau juga menganiaya diri sendiri. Di bulan ini, pahala amal kebaikan dilipatgandakan oleh Allah. Foto/Ist
Selamat datang Dzulqa'qah, Marhaban Yaa Asyhurul Hurum. Hari ini kita memasuki 1 Dzulqa'dah 1442 Hijriyah bertepatan Sabtu (12 Juni 2021). Bulan Dzulqa'dah (12 Juni-10 Juli 2021) adalah bulan ke-11 dalam kalender Islam setelah bulan Syawal.

Secara bahasa, Dzulqa'dah [ذو القعدة] terdiri dari dua kata: Dzul yang artinya "sesuatu yang memiliki" dan Al-Qo'dah yang artinya "tempat yang diduduki". Bulan ini disebut Dzulqa'dah karena pada bulan ini kebiasaan masyarakat Arab duduk (tidak bepergian) di daerahnya dan tidak melakukan perjalanan atau peperangan.

Baca Juga: Lafaz Niat Puasa Sunnah Dzulqa'dah, Pahalanya Dilipatgandakan

Mereka beristirahat dari berperang guna menyambut bulan haji yaitu Dzulhijjah. Bulan Dzulqa'dah diharamkan untuk berperang atau juga menganiaya diri sendiri.

Berikut firman Allah Ta'ala tentang keutamaan bulan Dzulqa'dah [ذو القعدة]:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu Menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu". (QS At-Taubah ayat 36).

Rasulullah SAW bersabda: "Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya'ban". (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Dilarang Bebruat Aniaya
Dalam ayat di atas, Allah berfirman yang artinya: "...Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu". Para ulama menjelaskan maksud menganiaya diri sendiri adalah jangan sampai berbuat maksiat. Sebab kemaksiatan yang dilakukan di bulan haram dosanya lebih besar daripada kemaksiatan di bulan lain.

Misalnya, melakukan maksiat atau berbohong di bulan Dzulqa'dah dosanya lebih besar daripada di bulan Syawal. Dan sebaliknya, jika seseorang melakukan kebaikan di bulan ini misalnya membaca Al-Qur'an, bersedekah, puasa, maka pahalanya dilipatgandakan dari bulan lain.

Ibnu 'Abbas berkata: "Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci. Melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan saleh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak". (Lathoif Al Ma'arif, 207).
halaman ke-1
cover top ayah
وَلَقَدۡ فَتَـنَّا الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ‌ فَلَيَـعۡلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ صَدَقُوۡا وَلَيَعۡلَمَنَّ الۡكٰذِبِيۡنَ
Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.

(QS. Al-'Ankabut:3)
cover bottom ayah
preload video