Nasehat Abu al-Aliyah kepada Santrinya dalam Belajar Al-Quran

Sabtu, 10 Juli 2021 - 14:20 WIB
loading...
A A A
Dan Allah menetapkan bahwa barangsiapa bertawakal kepada-Nya niscaya Allah akan mencukupinya. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala:

“Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).” (QS. Ath-Thalaq: 3)

Dan Allah menetapkan barangsiapa yang memberi pinjaman kepada Allah niscaya Allah akan menggantinya. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala:

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.” (QS. Al-Baqarah: 245)

Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Nya niscaya Allah akan mengabulkannya. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Beliau juga pernah menasihati murid-muridnya:

“Beramallah dengan ketaatan, dan terimalah orang-orang yang taat karena ketaatan mereka kepada Allah. Jauhilah maksiat dan musuhilah pelaku maksiat karena kemaksiatan yang dilakukannya. Kemudian serahkanlah urusan orang yang bermaksiat itu kepada Allah, jika Allah menghendaki maka dia diadzab dan jika Dia menghendaki maka akan diampuni. Jika kalian mendengar ada seseorang yang luhur jiwanya maka katakanlah, “Sesungguhnya aku mencintai karena mencari ridha Allah dan berpaling dari begini karena takut kepada Allah”, maka jangnalah kalian melampaui batas.”

Abu al-Aiyah bukan sekedar ulama amilun saja, bukan pula sebatas pemberi nasihat dan pembimbing, namun juga seorang mujahid fii sabilillah. Beliau meluangkan waktunya untuk terjun di medan-medan jihad bersama para mujahidin, atau ribath (berjaga-jaga) akan datangnya musuh di perbatasan bersama para murabithun. Beliau lebih suka berjihad melawan Romawi di Syam dan juga Persia, negeri di seberang sungai Jihun. Beliau adalah orang yang pertama kali adzan di negeri-negeri tersebut.

Baca juga: Mengapa Para Sahabat Nabi dan Tabiin Tak Memiliki Karomah?

Ketika terjadi peperangan antara Ali dan Mu’awiyah, beliau memiliki sikap, beliau bercerita:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Segera Hadir untuk Umat...
Segera Hadir untuk Umat Muslim, Al-Qur’an Terjemah Bahasa Betawi
Nasihat Penuh Hikmah...
Nasihat Penuh Hikmah Tabi'in Hasan Al-Bashri kepada Pejabat Tinggi
Tokoh-tokoh Tabiin yang...
Tokoh-tokoh Tabiin yang Melakukan Ijtihad sebelum Mazhab-Mazhab
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Rekomendasi
Alat Komunikasi Israel...
Alat Komunikasi Israel untuk Mempercepat Kehadiran Dajjal
Al Battani : Astronom...
Al Battani : Astronom Muslim yang Tepat Menghitung Jumlah Waktu dan Hari
Bak Kisah Nabi Yunus,...
Bak Kisah Nabi Yunus, Penyelam Selamat Setelah Ditelan Ikan Paus
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Buah Penurun Kolesterol...
Buah Penurun Kolesterol yang Disebutkan dalam Al Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved