Tanpa Ada Wabah Covid-19 Pun, Kematian Itu Mutlak Adanya

Selasa, 13 Juli 2021 - 11:50 WIB
loading...
A A A
Secara faktanya hari ini, dunia telah mengalami reset global, dunia stagnan dan seakan kembali ke titik nol. Negara-negara yang dulunya bangga dengan kemajuan negaranya pun kini telah tengah sibuk menangani wabah di negerinya masing-masing.

Terlepas apakah pandemi ini sebagai dampak dari sebuah konspirasi global atau memang murni wabah virus, faktanya hari ini hampir semua negara-negara mengalami stagnan, bahkan kelumpuhan dari berbagai sektor, terlebih bidang ekonomi.

Tidak sedikit perusahaan-perusahaan besar, gerai-gerai makro bisnis yang telah menggurita pun harus tutup dan menyatakan bisnis mereka pailit, belum lagi pengusaha kelas menengah yang tidak sedikit langsung dibuat ambruk seketika.

Saya diceritakan oleh seorang sahabat tentang koleganya yang pada masa kejayaannya telah memiliki 8 gerai butik di Bandung, memiliki showroom mobil, mempunyai usaha bisnis lain dengan banyak karyawan, terlebih aset properti seperti rumah megah, mobil mewah berkelas serta aset lainnya. Namun, apa yanh terjadi ketika wabah pandemi tak kunjung reda dalam masa lebih dari setahun ini?

Semua bisnisnya tutup, karyawan di PHK, semua aset terjual. Bahkan, lebih menyakitkan dari itu, si pengusaha harus terpaksa meringkuk di sel penjara karena ia masih menanggung ratusan miliar utang di Bank yang tidak mampu dilunasinya. Inilah salah satu kisah nyata dari dampak wabah pandemi yang lebih mengerikan dari virus Covid itu sendiri.

Dengan alasan mencegah dan menekan penyebaran wabah Covid, pemerintah melakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau Lockdown sektoral yang diduga masih tinggi tingkat penyebaran wabahnya.

Langkah ini mungkin dinilai tepat dan solutif yang harus diambil saat ini. Tujuannya, tentu baik atas nama kemaslahatan dan kepentingan bersama. Kita bisa memahami itu. Meskipun ada pihak-pihak yang memang memiliki berkepentingan dibalik bencana kemanusiaan ini agar pandemi ini terus menerus tiada akhir.

Tapi, adakah dampak lain yang juga tak kalah menyakitkan?Ya, ada! Dampaknya bahkan tak kalah miris. Atas kebijakan pemerintah pula, ada banyak orang yang dilarang beraktivitas, pedagang dibatasi berjualan, tukang ojek atau sopir taksi tak bisa leluasa mencari nafkah, PHK terjadi dimana-mana, pada saat yang sama, tingkat pengangguran dan kemiskinan meningkat dan orang yang kelaparan makin banyak.

Pada akhirnya, orang mati bukan lagi disebabkan wabah Covid dengan segala variannya, tapi disebabkan oleh tekanan stres, komplikasi penyakit, dan beban hidup di perkotaan yang makin kompleks. Inilah kondisi fakta yang banyak oleh saudara-saudara kita yang hidup di perkotaan hari ini.

Kembali pada topik utama di atas bahwa dunia memang sedari awalnya disebut sebagai "Daarul Balwaa" (Negeri Wabah) akan benar-benar menyadarkan kita tentang fakta hari ini bahwa kenyataan itu memang benar adanya. Ya, memang jauh semenjak zaman Azali, tanpa adanya pandemi Covid dan sejenisnya pun kita memang telah terlahir di bumi ini sebagai negeri wabah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Golongan Ini Mendapatkan...
5 Golongan Ini Mendapatkan Derajat Mati Syahid, Siapa Saja Mereka?
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Ajal dan Kematian, Kaum Muslim Wajib Tahu
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran Tentang Kematian, Simak di Sini!
6 Faedah dan Keutamaan...
6 Faedah dan Keutamaan Mengingat Kematian, Kaum Muslim Wajib Tahu!
10 Sebab Kematian Husnul...
10 Sebab Kematian Husnul Khatimah, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Mitos Gagak si Burung...
Mitos Gagak si Burung Kematian, Bagaimana Menurut Islam?
Rekomendasi
10 Fenomena Alam Misterius...
10 Fenomena Alam Misterius yang Membius Mata Manusia
Selandia Baru Diterjang...
Selandia Baru Diterjang Gelombang Panas Terparah sejak 1909
Video Keberadaan Pulau...
Video Keberadaan Pulau Berlubang di Tengah Laut Dibagikan Penyelam
Artikel Terkini
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Infografis
Ada Herbal yang Bisa...
Ada Herbal yang Bisa Mencegah Covid-19, Benarkah?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved