Hubungan Turki Utsmani dengan Nusantara, Meriam Lada Sichupa' Jadi Saksi

Jum'at, 16 Juli 2021 - 19:56 WIB
loading...
A A A
Menurut Anthony Reid (1969: 396-397), meriam besar yang dimaksud oleh al-Raniri tak lain adalah meriam Lada Sichupa’. Secupak lada yang dimaksud sebelumnya adalah lada setakaran bambu. Meriam Lada Sichupa’ berada di Aceh hingga dirampas oleh Belanda pada tahun 1874.

Di dalam sumber-sumber Turki Utsmani sendiri tercatat adanya hubungan diplomatik antara Aceh dan Turki pada abad ke-16. Hubungan ini tampaknya pertama kali terjadi pada tahun 1547, pada masa pemerintahan Sulayman Qanuni (1520-1566).

Pada tahun itu, datang ke Istanbul utusan “Alaaddin from the Indian rulers”, membawa beberapa hadiah seperti rempah-rempah, wewangian, dan burung beo yang berwarna-warni. Raja Alaaddin dari India ini kemungkinan besar adalah Sultan Alauddin Ri’ayat Shah al-Kahhar yang memerintah Aceh sejak tahun 1537 hingga 1571.

Baca juga: Ini Fatwa yang Lengserkan Sultan Abdul Hamid II dan Hancurkan Khilafah Utsmani

Pada tahun 1562 utusan lainnya kembali dikirim dari Aceh ke Istanbul, dan Istanbul menjawab permintaan bantuan militer oleh Aceh dengan mengirimkan beberapa ahli pembuat meriam ke negeri bawah angin itu pada tahun 1565.

Utusan Aceh berikutnya pada tahun 1566 terpaksa menunggu di Istanbul selama lebih dari setahun, disebabkan oleh wafatnya Sultan Sulayman pada tahun tersebut.

Bagaimanapun, Salim II yang menjadi sultan Utsmani berikutnya menerima dan merespon dengan baik utusan dari Aceh. Tujuh belas buah kapal berikut perangkat militernya dikirim untuk membantu Aceh dalam menghadapi Portugis, tetapi mereka terpaksa berbelok ke Yaman disebabkan terjadinya pemberontakan di wilayah itu.

Pengiriman bantuan ke Aceh tertunda karenanya dan hanya sekitar dua kapal yang akhirnya berangkat ke Aceh (Goksoy, 2007: 5-13).

Bagaimanapun, hubungan dengan Sultan Salim II yang tampaknya lebih dikenang oleh Aceh dan disebut-sebut di dalam surat mereka kepada Turki Utsmani pada penghujung abad ke-19, saat mereka tengah menghadapi serangan Belanda (Hurgronje, 1991: 252-253).

Bantuan militer Turki memang tidak sampai berhasil mengusir Portugis dari Selat Melaka, tetapi membantu dalam memperkuat militer Aceh dan dalam pertahanannya menghadapi negeri-negeri tetangganya (Rozali, 2014: 94).

Di dalam suratnya kepada Turki Utsmani pada tahun 1566, Aceh bukan hanya meminta bantuan kepada Turki Utsmani, tetapi juga minta diakui sebagai bagian dari Kekhalifahan tersebut. Aceh juga meminta agar warganya dianggap sebagai warga Turki Utsmani (Goksoy, 2007: 6).

Hubungan-hubungan di atas menggambarkan kecenderungan kerajaan-kerajaan Muslim di Nusantara untuk menjadi bagian dari dunia Islam yang lebih luas, atau dapat dikatakan juga sebagai bagian dari ummah. Hal ini menarik kedua belah pihak untuk menjalin relasi dan saling bertukar pengakuan dan bantuan (Laffan, 2003: 16).

Baca juga: Fitnah Berbalut Islam Sukses Hancurkan Pemerintahan Sultan Abdul Hamid II
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tradisi Muharram di...
Tradisi Muharram di Aceh: Dari Tabut Hasan Husein sampai Kanji Acura
Politik: Islam Telah...
Politik: Islam Telah Mensyariatkan Aturan yang Sempurna dan Adil
Apa yang Dimaksud Syura...
Apa yang Dimaksud Syura dalam Islam?
Kisah Melawan Zionisme...
Kisah Melawan Zionisme pada Kongres Islam Dunia 1931
Sejarah 100 Tahun Runtuhnya...
Sejarah 100 Tahun Runtuhnya Turki Utsmani Tahun 1924
Wawasan Politik dalam...
Wawasan Politik dalam Al-Quran Menurut Quraish Shihab
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Makhluk...
Ilmuwan Temukan Makhluk Tak Dikenal Bersembunyi di Gua Terpanjang di Dunia
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Akan Hiasi Langit Indonesia pada 7-8 September Ini
Bagian Matahari yang...
Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia Menampakan Wujudnya
Artikel Terkini
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Infografis
5 Negara yang Memutus...
5 Negara yang Memutus Hubungan Diplomatik dengan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved