Inilah 5 Keutamaan Orang yang Tengah Sakit
Rabu, 28 Juli 2021 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
“Sesungguhnya aku mengetahui (dampak) dosaku (dahulu), yang menyebabkanku (sekarang) terlilit hutang.” (Shifatush Shafwah, 3/246)
Sehingga ada kemungkinan bahwa sakit yang dirasakan sekarang merupakan buah dari dosa yang dahulu pernah dilakukan. Maka ketika sakit merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak bertaubat kepada Allah, agar Allah Ta'ala mengampuni semua dosa-dosa kita. Allah berfirman;
يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا تُوْبُوْآ إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًا
“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat nasuha.” (QS. At-Tahrim : 8)
Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat
5. Penyemangat agar berbekal untuk kehidupan setelah kematian
Sakit merupakan salah satu pertanda dekatnya ajal kematian. Dengan adanya sakit hendaknya seorang muslim sadar bahwa kematiannya pasti akan datang.
Dengan demikian, sakit akan menjadi penyemangat baginya untuk segera berbekal dengan memperbanyak melakukan amalan kebaikan sebelum ajal kematiannya datang. Allah Ta'ala berfirman;
وَأَنْفِقُوْا مِنْ مَّا رَزَقْنَاكُمْ مِّنْ قَبْلِ أَنْ يَّأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِيْ إِلَى أَجَلٍ قَرِيْبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِّنَ الصَّالِحِيْنَ
”Infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang (tanda-tanda) kematian kepada salah seorang di antara kalian, lalu ia (akan menyesal dan) berkata, “Wahai Rabb-ku, seandainya Engkau menangguhkan (kematian)ku sebentar, sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih.” (QS. Al-Munafiqun : 10.)
Baca juga: Demo PPKM di Kantor Bupati Tangerang, Belasan Aktivis HMI Diamankan dan Diswab
Wallahu A'lam
Sehingga ada kemungkinan bahwa sakit yang dirasakan sekarang merupakan buah dari dosa yang dahulu pernah dilakukan. Maka ketika sakit merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak bertaubat kepada Allah, agar Allah Ta'ala mengampuni semua dosa-dosa kita. Allah berfirman;
يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا تُوْبُوْآ إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًا
“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat nasuha.” (QS. At-Tahrim : 8)
Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat
5. Penyemangat agar berbekal untuk kehidupan setelah kematian
Sakit merupakan salah satu pertanda dekatnya ajal kematian. Dengan adanya sakit hendaknya seorang muslim sadar bahwa kematiannya pasti akan datang.
Dengan demikian, sakit akan menjadi penyemangat baginya untuk segera berbekal dengan memperbanyak melakukan amalan kebaikan sebelum ajal kematiannya datang. Allah Ta'ala berfirman;
وَأَنْفِقُوْا مِنْ مَّا رَزَقْنَاكُمْ مِّنْ قَبْلِ أَنْ يَّأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِيْ إِلَى أَجَلٍ قَرِيْبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِّنَ الصَّالِحِيْنَ
”Infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang (tanda-tanda) kematian kepada salah seorang di antara kalian, lalu ia (akan menyesal dan) berkata, “Wahai Rabb-ku, seandainya Engkau menangguhkan (kematian)ku sebentar, sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih.” (QS. Al-Munafiqun : 10.)
Baca juga: Demo PPKM di Kantor Bupati Tangerang, Belasan Aktivis HMI Diamankan dan Diswab
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :