Rajin Sholat Tapi Suka Nonton Porno, Begini Jawaban Ustaz Adi Hidayat
Selasa, 31 Agustus 2021 - 05:15 WIB
loading...
Ustaz Adi Hidayat /Foto YouTube
A
A
A
Rajin sholat tapi suka nonton porno, begitu sebuah pertanyaan sempat dilontarkan salah seorang jamaah pengajian kepada Ustaz Adi Hidayat (UAH), suatu ketika.
Direktur Quantum Akhyar Institut ini mengatakan bahwa benar atau tidak sholat seseorang, dapat dilihat dari tingkah lakunya sehari-hari. Jika sholatnya baik dan benar, maka akan tampak dari perilakunya. "Di antara ciri ibadah diterima, ternyata salah satunya adalah tampak perubahan-perubahan karakter," kata Ustaz Adi Hidayat.
Baca juga: Ustadz Adi Hidayat Nilai BPIP Salah Alamat Tanya Santri soal Hormat Bendera Menurut Hukum Islam
Rasulullah menyebutnya sebagai akhlak, yang mengiringi proses keberhasilan ibadah. Demikian juga untuk orang yang mengerjakan sholat.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, di antara ukuran keberhasilan sholat ada di Al Quran Surat Al-‘Ankabut Ayat 45 yang berbunyi:
ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Untuk itu hendaklah cara mengerjakan sholat sesuai ketentuan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW . Sungguh, jika sholat itu ditunaikan sesuai ketentuan Nabi, pasti akan melahirkan sifat kebaikan.
Sifat kebaikan ini yang oleh Rasulullah disebut sebagai akhlak. Disebutkan Ustaz Adi Hidayat, jika orang sholatnya baik maka akhlak juga akan baik.
Sehingga mustahil ada yang sudah sholat tapi berbuat fahsya. "Kalau Anda sholat, kata-kata Anda masih kotor, ada yang salah dalam sholat Anda," tegas Ustaz Adi Hidayat.
Atau tangan tidak menulis yang kotor, lisan tidak menyebut kata-kata kotor, tetapi pandangan melihat hal yang tak baik. "Sama ada yang salah dalam sholatnya," ujarnya.
Demikian juga munkar, perbuatan yang diingkari oleh hati. Bohong, mencuri, dan korupsi merupakan perbuatan munkar.
Baca juga: Ustadz Adi Hidayat: Hijrah Bukan Sekadar Pindah Tempat
Direktur Quantum Akhyar Institut ini mengatakan bahwa benar atau tidak sholat seseorang, dapat dilihat dari tingkah lakunya sehari-hari. Jika sholatnya baik dan benar, maka akan tampak dari perilakunya. "Di antara ciri ibadah diterima, ternyata salah satunya adalah tampak perubahan-perubahan karakter," kata Ustaz Adi Hidayat.
Baca juga: Ustadz Adi Hidayat Nilai BPIP Salah Alamat Tanya Santri soal Hormat Bendera Menurut Hukum Islam
Rasulullah menyebutnya sebagai akhlak, yang mengiringi proses keberhasilan ibadah. Demikian juga untuk orang yang mengerjakan sholat.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, di antara ukuran keberhasilan sholat ada di Al Quran Surat Al-‘Ankabut Ayat 45 yang berbunyi:
ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Untuk itu hendaklah cara mengerjakan sholat sesuai ketentuan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW . Sungguh, jika sholat itu ditunaikan sesuai ketentuan Nabi, pasti akan melahirkan sifat kebaikan.
Sifat kebaikan ini yang oleh Rasulullah disebut sebagai akhlak. Disebutkan Ustaz Adi Hidayat, jika orang sholatnya baik maka akhlak juga akan baik.
Sehingga mustahil ada yang sudah sholat tapi berbuat fahsya. "Kalau Anda sholat, kata-kata Anda masih kotor, ada yang salah dalam sholat Anda," tegas Ustaz Adi Hidayat.
Atau tangan tidak menulis yang kotor, lisan tidak menyebut kata-kata kotor, tetapi pandangan melihat hal yang tak baik. "Sama ada yang salah dalam sholatnya," ujarnya.
Demikian juga munkar, perbuatan yang diingkari oleh hati. Bohong, mencuri, dan korupsi merupakan perbuatan munkar.
Baca juga: Ustadz Adi Hidayat: Hijrah Bukan Sekadar Pindah Tempat
Lihat Juga :