Taman, Karpet, Lengkungan dan Menara Gereja Meniru Arsitektur Dunia Islam
Senin, 27 September 2021 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Catur, dikembangkan dan dimainkan di India, datang ke Eropa pada abad ke-9 melalui Persia dan Spanyol berbahasa Arab, dan melalui rute perdagangan Viking di Asia tengah.
Istilah "skak mat” mirip dengan istilah shahmat dalam bahasa Farsi yang berarti "sang raja telah dikalahkan.” Setelah menyelesaikan permainan itu Anda mungkin akan meneguk minuman berakohol dari gelas—penyulingan dan gelas adalah inovasi yang dikembangkan di dunia Islam.
Bahkan banyak aspek keyakinan dan kebudayaan Barat yang lebih dalam telah dialami oleh mereka yang hidup di dunia Islam kuno. "Lengkungan di katedral, menara gereja dalam arsitektur Kristen juga dapat dilihat di banyak mesjid," ujarnya.
Kaca patri juga digunakan di zaman Islam, begitu pula dengan notasi musik: "do, re, mi, fa, sol, la, si, do."
Begitu pula dengan lembaga-lembaga umum bisa ditemukan di dunia abad pertengahan Islam, termasuk rumah sakit umum dan perpustakaan.
Pengobatan oleh Abu Ali al-Husayn bin Abdullah ibnu Sina (Avicenna) menjadi sistem pengobatan dasar Eropa sampai penemuan teori kuman. Kebudayaan Islam dipelihara—dan masih berlangsung sampai saat ini—tradisi lagu cinta, sajak, dan sastra romantis yang kaya dan dalam, beberapa di antaranya tidak diragukan lagi telah menyeberang dan bersintesis dengan tradisi literatur Eropa.
Tradisi ini juga melingkupi pemikiran cinta yang berakhir dalam kesedihan—contoh paling awal adalah kisah cinta dari abad ke-7 Laila dan Majnun dan sedemikian banyak variasinya, termasuk tentu saja Romeo and Juliet.
"Semua ini sepertinya tidak memiliki hubungan langsung dengan sains tetapi hubungannya sangatlah penting. Begitu Anda mulai menghargai lingkup banyak hubungan antara kebudayaan Islam dan Eropa, sepertinya sangat tidak pantas membayangkan sains dan teknologi Islam tidak berpengaruh langsung atas pembelajaran di Barat, atau sebaliknya," demikian Ehsan Masood.
Baca juga: 5 Ilmuwan Muslim, Peletak Ilmu Dasar Teknologi Kecantikan Masa Kini
Istilah "skak mat” mirip dengan istilah shahmat dalam bahasa Farsi yang berarti "sang raja telah dikalahkan.” Setelah menyelesaikan permainan itu Anda mungkin akan meneguk minuman berakohol dari gelas—penyulingan dan gelas adalah inovasi yang dikembangkan di dunia Islam.
Bahkan banyak aspek keyakinan dan kebudayaan Barat yang lebih dalam telah dialami oleh mereka yang hidup di dunia Islam kuno. "Lengkungan di katedral, menara gereja dalam arsitektur Kristen juga dapat dilihat di banyak mesjid," ujarnya.
Kaca patri juga digunakan di zaman Islam, begitu pula dengan notasi musik: "do, re, mi, fa, sol, la, si, do."
Begitu pula dengan lembaga-lembaga umum bisa ditemukan di dunia abad pertengahan Islam, termasuk rumah sakit umum dan perpustakaan.
Pengobatan oleh Abu Ali al-Husayn bin Abdullah ibnu Sina (Avicenna) menjadi sistem pengobatan dasar Eropa sampai penemuan teori kuman. Kebudayaan Islam dipelihara—dan masih berlangsung sampai saat ini—tradisi lagu cinta, sajak, dan sastra romantis yang kaya dan dalam, beberapa di antaranya tidak diragukan lagi telah menyeberang dan bersintesis dengan tradisi literatur Eropa.
Tradisi ini juga melingkupi pemikiran cinta yang berakhir dalam kesedihan—contoh paling awal adalah kisah cinta dari abad ke-7 Laila dan Majnun dan sedemikian banyak variasinya, termasuk tentu saja Romeo and Juliet.
"Semua ini sepertinya tidak memiliki hubungan langsung dengan sains tetapi hubungannya sangatlah penting. Begitu Anda mulai menghargai lingkup banyak hubungan antara kebudayaan Islam dan Eropa, sepertinya sangat tidak pantas membayangkan sains dan teknologi Islam tidak berpengaruh langsung atas pembelajaran di Barat, atau sebaliknya," demikian Ehsan Masood.
Baca juga: 5 Ilmuwan Muslim, Peletak Ilmu Dasar Teknologi Kecantikan Masa Kini
(mhy)
Lihat Juga :