Hukum Menunda Malam Pertama Dalam Islam

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 16:57 WIB
loading...
Hukum Menunda Malam...
Hukum menunda malam pertama dalam Islam tidak dilarang. Hubungan intim atau jimak bisa dilakukan sesuai kesepakatan pasangan suami istri. (Ilustrasi: Ist)
A A A
Hukum menunda malam pertama dalam Islam adalah mubah atau boleh. Sepasang suami istri boleh menunda sampai waktu tertentu untuk berhubungan intim atau jimak sesuai kehendak pasangan suami istri.

Baca juga: Abdullah bin Umar Sering Buka Puasa dengan Jimak dengan Istri

Rasulullah SAW menikahi Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika beliau berusia 7 tahun. Selanjunya beliau baru kumpul dengan Aisyah, ketika Aisyah berusia 9 tahun.

Dari Urwah, dari bibinya, Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau bercerita,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- تَزَوَّجَهَا وَهْىَ بِنْتُ سَبْعِ سِنِينَ وَزُفَّتْ إِلَيْهِ وَهِىَ بِنْتُ تِسْعِ سِنِينَ وَلُعَبُهَا مَعَهَا وَمَاتَ عَنْهَا وَهِىَ بِنْتُ ثَمَانَ عَشْرَةَ


Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menikah dengan Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika Aisyah berusia 7 tahun. dan Aisyah kumpul dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berusia 9 tahun, sementara mainan Aisyah bersamanya. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat ketika Aisyah berusia 18 tahun. (HR Muslim 3546)

Dalam riwayat lain, Aisyah radhiyallahu ‘anha juga bercerita,

تَزَوَّجَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا بِنْتُ سِتِّ سِنِينَ، وَبَنَى بِي وَأَنَا بِنْتُ تِسْعِ سِنِينَ


“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahiku pada saat usiaku 6 tahun, dan beliau serumah denganku pada saat usiaku 9 tahun.” (Muttafaqun ‘alaih).

Semua riwayat ini dalil bahwa pasangan suami istri yang telah menikah, tidak harus langsung kumpul. Boleh juga mereka tunda sesuai kesepakatan.

Dalam Fatwa Syabakah Islamiyah dinyatakan, "Syariat tidak menentukan batas waktu tertentu sebagai rentang antara akad dengan kumpul. Karena itu, acuan dalam rentang ini kembali kepada ‘urf (tradisi masyarakat) atau kesepakatan antara suami istri."

Baca juga: Adab Hubungan Suami Isteri, Salat Jamaah Dua Rakaat Sebelum Jimak

Hubungan Intim
Berikut sejumlah hal penting yang perlu diketahui pasangan pengantin baru tentang hubungan intim.

Pertama, berhubungan intim bukan suatu keharusan di malam pertama. Seharusnya tidak ada harapan selain menikmati kebersamaan satu sama lain dan merasa nyaman menjadi akrab satu sama lain. Jika sepasang suami istri merasa terinspirasi melakukan hubungan intim pada malam pertama, tidak apa-apa. Namun jika salah satu dari keduanya merasa terlalu lelah dan lebih suka tertidur dalam pelukan satu sama lain, itu juga bagus.

Kedua, terimalah hubungan intim sebagai bagian dari kehidupan yang sehat dan halal. Allah SWT menciptakan manusia dengan hasrat seksual, dan dalam Islam, tidak ada yang memalukan tentang hal itu asalkan itu dilakukan sesuai syariat. Islam hanya memberikan pedoman untuk kita ikuti tentang siapa dan kapan kita bisa memenuhi hasrat seksual kita.

Berhubungan intim jika dilakukan dengan cara yang halal adalah berkah dari Allah SWT di mana seseorang yang menjalankannya akan mendapatkan pahala yang baik untuk melakukannya.

Ketiga, jangan sampai terluka. Jika pertama kali seorang Muslim melakukan penetrasi dalam berhubungan intim, kemungkinan akan ada sedikit rasa sakit atau tekanan.

Meskipun demikian, secara keseluruhan itu harus tetap dilakukan dengan menyenangkan dan tidak menyakiti pasangan. Jadi jika sangat sakit, maka dianjurkan menghentikan seks. Hal ini bisa menjadi sinyal pasangan itu membutuhkan lebih banyak pemanasan atau lubrikasi.

Keempat, jangan sampai banyak mengeluarkan darah. Pendarahan berasal dari robeknya selaput dara, yang pada dasarnya merupakan jaringan di dalam vagina. Semua wanita memiliki jumlah jaringan yang berbeda, dan dalam kasus yang jarang terjadi, mereka tidak dilahirkan dengan jaringan apa pun.

Beberapa wanita tidak mengalami pendarahan sama sekali, tetapi memang benar beberapa wanita mengalami pendarahan yang banyak. Benar-benar tidak ada cara untuk memprediksi seberapa banyak seorang wanita akan berdarah dalam melakukan seks. Jika darah keluar terlalu banyak, maka jangan dipaksakan melanjutkan hubungan intim.

Kelima, pemeriksaan selaput dara. Pecahnya selaput dara tidak benar-benar menentukan keperawanan. Sekali lagi, orang yang berbeda memiliki jumlah jaringan himen yang berbeda; beberapa lebih tipis, aus, atau diisi dengan lebih sedikit pembuluh darah dibandingkan yang lain.

Selain itu, jaringan itu dapat robek dari berbagai hal seperti aktivitas fisik, masturbasi, dan lainnya. Jadi, menggunakan alasan ini sebagai penanda apakah seseorang pernah berhubungan seks atau tidak lah masuk akal.

Keenam, jangan lewati foreplay (mencium, mendekap, memeluk, meniup-niup telinga istri). Ketika seseorang tahu akhirnya akan berhubungan seks, kebanyakan orang melewatkan semua hal lain untuk sampai ke inti utama.

Jangan lakukan inti hubungan sebelum melakukan foreplay. Semakin banyak perilaku seksual yang dilakukan sebelum foreplay, semakin mudah bagi pria dan wanita mengalami orgasme.

Ketujuh, orgasme seharusnya bukan menjadi tujuan. Orgasme merupakan hal yang luar biasa, tetapi jangan hanya fokus pada kapan, bagaimana, apakah Anda akan mencapainya. Mampu mempelajari apa yang disukai dan tidak disukai pasangan Anda adalah bagian yang menyenangkan.

Baca juga: Hukum Bercakap-cakap Ketika Melakukan Jimak
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Sebelum dan Sesudah...
Doa Sebelum dan Sesudah Berjimak, Suami-Istri Wajib Tahu!
Larangan Adam dan Hawa...
Larangan Adam dan Hawa Mendekati Pohon, Terkait Hubungan Seks?
Doa Sebelum Berhubungan...
Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri, Arab, Latin dan Terjemahan
Ghilah: Bersetubuh Sewaktu...
Ghilah: Bersetubuh Sewaktu Istri Masih Menyusui, Sempat Dilarang Rasulullah
Masalah Persetubuhan:...
Masalah Persetubuhan: Rahasia Suami Istri yang Harus Disembunyikan
Azl: Cara Mengatur Keturunan...
Azl: Cara Mengatur Keturunan Para Sahabat Nabi Muhammad SAW
Rekomendasi
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
Parasit Pemakan Daging...
Parasit Pemakan Daging Manusia Menteror Amerika Serikat
Malam Ini, Ada Fenomena...
Malam Ini, Ada Fenomena Langit yang Terakhir Terjadi Hampir 400 Tahun Lalu!
Artikel Terkini
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved