Hadits yang Jelaskan Waktu Ijabah Doa di Hari Jumat
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 08:58 WIB
loading...
Waktu antara Ashar dan Maghrib adalah waktu Allah SWT mengabulkan doa setiap muslim. (Ilustrasi : Ist)
A
A
A
Ibnul Qayyim telah mencatat 32 keistimewaan hari Jumat. Salah satunya, pada hari itu terdapat satu waktu Allah Ta’ala akan mengabulkan do’a.
Baca juga: Amalan Hari Jumat, Jangan Lupa Berdoa di 2 Waktu Mustajab Ini
Wahid bin ‘Abdis Salam Baali dalam bukunya berjudul al-Kali-maatun Naafi’ah fil Akhthaa’ asy-Syaai’ah (Edisi Indonesia, 75 Kesalahan Seputar Hari dan Shalat Jum’at) memaparkan sejumlah hadits bahwa waktu Allah mengabulkan doa tersebut adalah antara waktu Ashar dan Magrib.
Di dalam kitab ash-Shahiihain disebutkan:
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya pada hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedang dia berdiri berdoa memohon sesuatu kebaikan kepada Allah, melainkan Dia akan memberikan hal itu kepadanya.’ Dan beliau memberi isyarat dengan tangan beliau untuk menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 935) dan Muslim (no. 852)]
Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
‘Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’ [Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 1048), an-Nasa-i di dalam kitab al-Jumu’ah (no. 1389). Dinilai shahih oleh al-Hakim, adz-Dzahabi, an-Nawawi, dan al-Albani rahimahumullah].
Hadits ini secara jelas menyebutkan bahwa waktu itu adalah saat terakhir setelah Ashar dan sebelum Maghrib.
Oleh karena itu, hendaklah seorang muslim bersegera sesaat sebelum Maghrib berwudhu’ dan pergi ke masjid lalu mengerjakan sholat Tahiyyatul Masjid, lalu duduk di masjid sambil memohon kepada Rabb-nya seraya menundukkan diri kepada-Nya sambil menunggu sholat Maghrib.
Baca juga: Amalan Hari Jumat, Jangan Lupa Berdoa di 2 Waktu Mustajab Ini
Wahid bin ‘Abdis Salam Baali dalam bukunya berjudul al-Kali-maatun Naafi’ah fil Akhthaa’ asy-Syaai’ah (Edisi Indonesia, 75 Kesalahan Seputar Hari dan Shalat Jum’at) memaparkan sejumlah hadits bahwa waktu Allah mengabulkan doa tersebut adalah antara waktu Ashar dan Magrib.
Di dalam kitab ash-Shahiihain disebutkan:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ z قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ J إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ لَسَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا.
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya pada hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedang dia berdiri berdoa memohon sesuatu kebaikan kepada Allah, melainkan Dia akan memberikan hal itu kepadanya.’ Dan beliau memberi isyarat dengan tangan beliau untuk menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 935) dan Muslim (no. 852)]
Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ.
‘Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’ [Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 1048), an-Nasa-i di dalam kitab al-Jumu’ah (no. 1389). Dinilai shahih oleh al-Hakim, adz-Dzahabi, an-Nawawi, dan al-Albani rahimahumullah].
Hadits ini secara jelas menyebutkan bahwa waktu itu adalah saat terakhir setelah Ashar dan sebelum Maghrib.
Oleh karena itu, hendaklah seorang muslim bersegera sesaat sebelum Maghrib berwudhu’ dan pergi ke masjid lalu mengerjakan sholat Tahiyyatul Masjid, lalu duduk di masjid sambil memohon kepada Rabb-nya seraya menundukkan diri kepada-Nya sambil menunggu sholat Maghrib.
Lihat Juga :