Kisah Sufi Ibrahim bin Adham: Ketika Anaknya Meninggal dalam Pelukannya

Rabu, 03 November 2021 - 15:48 WIB
loading...
Kisah Sufi Ibrahim bin...
Ibrahim bin Adam memeluk anaknya dan berdoa agar diambil nyawa anaknya dan juga dirinya. (Ilustrasi : Ist)
A A A
Farid al-Din Attar dalam bukunya berjudul Tadhkirat al-Auliya’ menceritakan ketika Ibrahim bin Adham pergi dari Balkh, dia meninggalkan seorang anak laki-laki yang masih menyusu. Anak itu, yang kini sudah besar, suatu hari bertanya kepada ibunya tentang ayahnya.

“Ayahmu hilang,” jawab sang bunda.

Baca juga: Ibrahim bin Adham Bertemu Malaikat Jibril, Ini Permintaannya

Anak itu kemudian mengumumkan, bahwa semua yang ingin menunaikkan haji harus berkumpul. Empat ribu orang hadir.

Dia memberi mereka semua biaya untuk menutupi perbekalan dan unta, dan memimpin rombongan itu menuju Makkah, berharap bahwa Allah akan memberinya kesempatan untuk melihat ayahnya.

Sesampainya di Makkah, di depan pintu Masjidil Haram mereka bertemu dengan sekelompok sufi yang mengenakan pakaian terbuat dari kain gombal.

“Apakah engkau kenal Ibrahim bin Adham?” anak itu bertanya.

“Dia adalah sahabat kami,” kata mereka padanya. “Dia adalah hiburan bagi kami, dan yang pergi mencari makanan.”

Anak itu meminta mereka untuk menunjukannya, dan dia mengikuti mereka. Rombongan itu tiba di bagian bawah Makkah. Dia melihat ayahnya tidak mengenakan alas kaki dan kepalanya tidak ditutupi apa pun, datang dengan membawa kayu bakar.

Air mata berlinang di matanya, tetapi dia mengendalikan dirinya sendiri dan membuntuti ayahnya ke pasar. Di sana ayahnya mulai berteriak.

“Siapa yang akan membeli barang bagus untuk barang bagus?”

Seorang tukang roti memanggilnya dan mengambil kayu bakar sebagai ganti roti. Ibrahim membawa roti itu dan meletakkannya di depan teman-temannya.

“Jika aku mengatakan siapa diriku,” sang anak khawatir, “dia akan lari.”

Jadi dia pergi untuk meminta nasihat dari ibunya tentang cara terbaik untuk mendapatkan kembali ayahnya. Ibunya menasihati untuk bersabar. “Bersabarlah sampai kita menunaikan ibadah haji,” kata sang bunda.

Ketika anak itu pergi, Ibrahim duduk-duduk bersama teman-temannya.

“Hari ini ada wanita dan anak-anak dalam ibadah haji kali ini. Jagalah mata kalian (dari mereka),” dia memberi perintah kepada mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Gunung Pelangi China,...
Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebut dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved