Kisah Sufi Tiga Cincin Permata sebagai Bukti Pewaris

Senin, 15 November 2021 - 14:05 WIB
loading...
Kisah Sufi Tiga Cincin...
Kisah ini, yang oleh beberapa orang dianggap merujuk pada tiga agama: Yahudi, Kristen, dan Islam. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
Idries Shah dalam bukunya berjudul Tales of The Dervishes berkisah, pada zaman dahulu, ada seorang bijaksana dan sangat kaya yang mempunyai seorang anak laki-laki.

Ia berkata kepada anaknya, "Anakku, ini cincin permata. Simpanlah sebagai bukti bahwa kau pewarisku, dan kelak wariskan kepada anak-cucumu. Cincin ini mahal harganya, bentuknya indah, dan juga memiliki kemampuan untuk membuka pintu kekayaan."

Baca juga: Kisah Sufi: Maruf Si Tukang Sepatu dan Istrinya Fatima

Beberapa tahun kemudian, orang kaya itu mempunyai seorang anak laki-laki lagi. Ketika anak itu sudah cukup umur, si Bijaksana memberinya cincin pula, disertai nasihat yang sama.

Hal yang sama juga terjadi atas anaknya yang ketiga, yang terakhir.

Tatkala Si Tua sudah meninggal dan anak-anaknya tumbuh dewasa, masing-masing merasa lebih berhak menjadi pewaris sebab memiliki cincin pemberian sang ayah. Tak ada seorang pun yang bisa meyakinkan cincin mana yang paling berharga.

Masing-masing anak memiliki pengikut, yang menyatakan cincinnya lebih bernilai dan paling indah.

Namun, hal yang mengherankan adalah bahwa 'pintu kekayaan' itu masih tertutup bagi pemilik kunci itu dan juga pengikutnya yang terdekat. Mereka semua terlampau sibuk soal hak yang lebih tinggi, kepemilikan cincin, nilai, dan keindahannya.

Hanya beberapa orang saja yang mencari pintu kekayaan Si Tua. Tetapi, cincin-cincin itu memiliki kekuatan magis pula. Meskipun disebut kunci, cincin-cincin itu tidak dapat langsung digunakan membuka pintu kekayaan.

Cukup dengan mengamati satu atau lain keindahannya saja, tanpa berbantahan atau rasa ingin yang berlebihan. Kalau hal itu telah dilakukan, orang yang melihatnya akan bisa mengetahui letak harta karun itu, dan bisa membuka pintunya dengan hanya memantulkan lingkaran cincin itu. Harta itu pun mempunyai sifat lain. Tak ada habis-habisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Abd-al Rahman al-Sufi,...
Abd-al Rahman al-Sufi, Astronom Muslim yang Mengindentifikasi 100 Bintang Baru
Fenomena Cahaya Misterius...
Fenomena Cahaya Misterius Ini Muncul saat Detik-detik Maroko Diguncang Gempa
3 Jenis Jenis Sesar,...
3 Jenis Jenis Sesar, Lengkap dengan Contohnya
Artikel Terkini
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Infografis
Ilmuwan Beberkan Bukti...
Ilmuwan Beberkan Bukti Ilmiah Bumi Berada di Ambang Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved