Inilah Istighfar yang Sangat Dahsyat, Ganjarannya Surga

loading...
Inilah Istighfar yang Sangat Dahsyat, Ganjarannya Surga
Nabi memerintahkan umatnya untuk memperbanyak istighfar agar mendapat rahmat dari Allah. Foto/dok abusyuja
Keutamaan istighfar memiliki nilai yang sangat agung di sisi Allah. Istighfar adalah memohon ampunan atas segala dosa yang dilakukan seseorang dengan niat tidak akan mengulangi kesalahannya.

Ada satu bacaan istighfar yang ganjarannya Surga bagi yang mengucapkannya penuh keyakinan. Sungguh beruntung orang yang melazimkan istighfar ini dalam kesehariannya.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berpesan: "Siapa yang melazimkan beristighfar, maka Allah jadikan baginya jalan keluar atas segala kesulitannya. Allah juga akan memberikan kelapangan atas segala kesempitan dan kesusahannya. Serta memberinya rezeki dari jalan yang tak disangka-sangka." (HR Abu Dawud, An-Nasa'i, Ibnu Majah, dan Hakim)

Berikut bacaan Istighfar yang fadhilahnya digolongkan sebagai ahli surga. Istighfar ini merupakan doa paling utama dan rajanya istighfar. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Siapa yang mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Siapa yang membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR Al-Bukhari No 6306)

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْت

Allahumma Anta Rabbii La Ilaha illa Anta Khalaqtanii, wa Ana 'Abduka, wa Ana 'Ala 'Ahdika wa wa'dika Mastatha'tu, A'udzu bika min Syarri Ma Shona'tu. Abuu-u Laka Bini'matika 'Alayya wa Abuu-u Laka Bidzanbii Faghfirli Fa innahu La Yaghfirudz-Dzunuba illaa Anta.

Artinya:
Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, aku akan setia pada janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku (yang aku perbuat). Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.

Baca Juga: 7 Keutamaan Bertobat dan Memperbanyak Istighfar
(rhs)
cover top ayah
اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ يُخٰدِعُوۡنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُوْهُمۡ‌ ۚ وَاِذَا قَامُوۡۤا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوۡا كُسَالٰى ۙ يُرَآءُوۡنَ النَّاسَ وَلَا يَذۡكُرُوۡنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيۡلًا
Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.

(QS. An-Nisa:142)
cover bottom ayah
preload video