Inilah 4 Cara Mengobati Penyakit Riya
Selasa, 23 November 2021 - 18:11 WIB
loading...
A
A
A
Dan termasuk hal yang membantu berlepas diri dari penyakit ini adalah:
4. Memohon kepada Allah keselamatan ,meminta perlindungan kepada Allah dari penyakit ini.
Mengingat-bahwa riya termasuk perbuatan orang munafiq yang disebutkan dalam Firman Allah ta'ala:
'Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali." (QS An Nisa : 142)
Dalam satu riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam disebutkan bahwa suatu ketika beliau berbincang dengan sahabat-sahabat Beliau. Beliau berkata,"
'Wahai manusia takutlah kalian semua dari syirik. Karena ia lebih tersembunyi dibandingkan langkah semut. Lalu mereka kepada beliau, “Wahai Rasulullah, bagaimana kita membentenginya?" Maka beliau bersabda: “Katakanlah ‘Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada Engkau dari mensekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui dan kami memohon ampun kepada-Mu dari apa yang tidak kami ketahui.” (Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1/360-361 Pertanyaan kedua dari fatwa no. 17382)
Baca juga: Zina adalah Utang, Benarkah Demikian?
Wallahu A'lam
4. Memohon kepada Allah keselamatan ,meminta perlindungan kepada Allah dari penyakit ini.
Mengingat-bahwa riya termasuk perbuatan orang munafiq yang disebutkan dalam Firman Allah ta'ala:
إِنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ يُخَٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَهُوَ خَٰدِعُهُمۡ وَإِذَا قَامُوٓاْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ قَامُواْ كُسَالَىٰ يُرَآءُونَ ٱلنَّاسَ وَلَا يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ إِلَّا قَلِيلٗا
'Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali." (QS An Nisa : 142)
Dalam satu riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam disebutkan bahwa suatu ketika beliau berbincang dengan sahabat-sahabat Beliau. Beliau berkata,"
" أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا الشِّرْكَ؛ فَإِنَّهُ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ ". قالوا:وَكَيْفَ نَتَّقِيهِ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: قُولُوا: " اللهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُهُ
'Wahai manusia takutlah kalian semua dari syirik. Karena ia lebih tersembunyi dibandingkan langkah semut. Lalu mereka kepada beliau, “Wahai Rasulullah, bagaimana kita membentenginya?" Maka beliau bersabda: “Katakanlah ‘Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada Engkau dari mensekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui dan kami memohon ampun kepada-Mu dari apa yang tidak kami ketahui.” (Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1/360-361 Pertanyaan kedua dari fatwa no. 17382)
Baca juga: Zina adalah Utang, Benarkah Demikian?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :